PTM Dutamas Sambut PTM Lokbin dalam Latih Tanding Penuh Keakraban
ASKARA – Suasana riuh penuh semangat terdengar dari Gedung Graha Triputra, Jl. Daan Mogot 95C, Jakarta Barat, Jumat malam (25/7). Enam meja tenis meja yang tersedia di markas PTM Dutamas tampak penuh aksi. Sebanyak 18 pongers dari PTM Lokbin hadir untuk melakukan latih tanding atau sparring bersama rekan-rekan PTM Dutamas.
Latih tanding ini berlangsung sejak selepas Magrib sekitar pukul 18.30 hingga pukul 22.00. Riuh suara tak-tok bola kecil berpadu dengan teriakan semangat para pongers menjadi bukti bahwa pertandingan malam itu bukan hanya soal teknik dan ketangkasan, tapi juga tentang membangun semangat kebersamaan.
“Latih tanding ini adalah kunci rahasia dalam mengasah kemampuan. Di sini metal juara ditempa, dan sportivitas diutamakan. Ini simulasi sebelum benar-benar tampil di turnamen,” ujar Kipot, salah satu pongers PTM Dutamas.
PTM Lokbin sendiri diketuai oleh Jemmi, yang mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali bersilaturahmi melalui olahraga. “Ini kunjungan kedua kami setelah lebih dari setahun. Terakhir kami main bareng saat PTM Dutamas masih berlatih di Gelangan Sport Center. Kami sangat senang bisa hadir kembali,” katanya.
Salah satu pongers PTM Lokbin, Bung Anggi, menambahkan, “Kita main dengan hati riang, bisa melepaskan kepenatan setelah kerja, keluar keringat, latih fisik, dan bisa teriak bebas.”
Raml, pongers dari PTM Dutamas, menegaskan bahwa dalam komunitas penghobi tenis meja, menang atau kalah bukanlah segalanya. “Setiap pemain punya gaya dan teknik tersendiri. Justru karena itu, latih tanding sangat penting untuk mengenal ragam gaya permainan,” ujarnya.
PTM Lokbin sendiri berlokasi di Rusun Cengkareng. Para anggotanya kebanyakan adalah pekerja yang menyalurkan hobi bermain pingpong di malam hari. “Kami punya enam meja, biasanya dibuka empat meja untuk bermain setiap Rabu, Sabtu, dan Minggu malam, mulai pukul 19.00 sampai larut,” ujar Santi, pongers wanita dari Lokbin.
Olahraga tenis meja bukan hanya soal kecepatan dan kekuatan, melainkan juga seni dan keterampilan. Perpaduan antara spin, chop, block, smash, serta koordinasi mata dan tangan menjadi elemen penting dalam menciptakan poin demi poin.
Latih tanding antara PTM Dutamas dan PTM Lokbin malam itu pun tak sekadar menjadi ajang uji teknik, melainkan momentum mempererat persahabatan antar-komunitas pongers yang berbagi semangat dan cinta terhadap olahraga.

Komentar