Pemprov DKI Akan Evaluasi Perekrutan Sopir Jaklingko Usai Kecelakaan di Cengkareng
ASKARA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi sistem perekrutan calon pengemudi angkutan umum Jaklingko menyusul kecelakaan yang terjadi di Jalan Bangun Nusa, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (9/5) malam.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyampaikan bahwa seleksi pengemudi angkutan umum perlu diperketat guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
"Seleksi calon pengemudi harus benar-benar diperhatikan, terutama aspek-aspek penting seperti kesehatan, latar belakang, juga jam terbang atau pengalamannya dalam mengemudi angkutan umum," ujar Chico saat dihubungi di Jakarta, Senin (12/5/2025).
Chico menambahkan bahwa Pemprov DKI akan memperluas evaluasi ini tidak hanya pada pengemudi Jaklingko, tetapi juga untuk seluruh pengemudi angkutan umum di Jakarta. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan penumpang transportasi umum merupakan prioritas utama.
“Ke depan, seluruh proses rekrutmen pengemudi angkutan umum akan diperketat. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengemudi yang membawa masyarakat Jakarta sudah melalui proses seleksi yang ketat dan layak secara profesional maupun kesehatan,” tegasnya.
Sebagai informasi, kecelakaan yang melibatkan kendaraan Jaklingko tersebut terjadi pada Jumat (9/5) sekitar pukul 20.10 WIB. Peristiwa ini menyebabkan sembilan orang mengalami luka-luka. Delapan korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Cengkareng, sementara satu orang lainnya telah diperbolehkan pulang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Komentar