Rabu, 17 Juni 2026 | 21:47
COMMUNITY

MHT Awards 2026 Rebutkan Hadiah Seperempat Miliar, Nyalakan Cahaya Jurnalisme untuk Jakarta

MHT Awards 2026 Rebutkan Hadiah Seperempat Miliar, Nyalakan Cahaya Jurnalisme untuk Jakarta
Flyer MHT Awards 2026 (Dok PWI Jaya)

 Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) ke-52 Tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya mencatatkan rekor baru dengan total hadiah mencapai Rp255 juta. Ajang bergengsi ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) serta Bank Jakarta.

Penyelenggaraan MHT Awards 2026 diharapkan mampu mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas sekaligus memperkuat literasi publik di tengah derasnya arus informasi digital dan fenomena post-truth.

Dari tiga jenis perlombaan yang digelar, total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp255 juta. Sebanyak Rp150 juta disediakan untuk para pemenang dan masing-masing dua nomine pada tujuh kategori utama. Sementara itu, kategori khusus "Menyongsong 5 Abad Jakarta" menyediakan hadiah Rp30 juta bagi tiga pemenang, sedangkan kategori "Literasi Bank Jakarta" menyediakan hadiah Rp75 juta untuk tiga pemenang beserta masing-masing dua nomine.

Pendaftaran untuk tujuh kategori utama telah ditutup pada 1 Juni 2026. Namun, kategori khusus "Menyongsong 5 Abad Jakarta" dan "Literasi Bank Jakarta" masih dibuka hingga 31 Juli 2026. Penyerahan penghargaan kepada para pemenang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Balai Kota DKI Jakarta.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik DKI Jakarta, M. Shendy Adam, menilai keberadaan jurnalisme profesional semakin penting di tengah maraknya fenomena post-truth, ketika derasnya arus informasi tidak selalu sejalan dengan kebenaran.

"Saya berharap Anugerah Jurnalistik MH Thamrin ini menjadi motivasi bagi rekan-rekan jurnalis untuk terus menghasilkan karya terbaik. Di tengah era post-truth seperti sekarang, keberadaan karya jurnalistik ibarat oase yang tidak bisa digantikan informasi instan yang marak beredar," ujar Shendy, Rabu (17/6).

Menurutnya, karya jurnalistik yang lahir melalui proses verifikasi, konfirmasi, serta berpegang pada kode etik tetap menjadi rujukan utama masyarakat untuk memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026 mengangkat tema "Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan", sejalan dengan momentum menyongsong lima abad Jakarta pada 2027.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia membuka tujuh kategori utama, yakni Tajuk Rencana, Produk Jurnalistik Teks, Foto, TV Terestrial, TV Streaming, Infografis, dan Radio. Selain itu terdapat kategori khusus "Menyongsong 5 Abad Jakarta" yang mengangkat tema sejarah, transformasi, dan identitas Jakarta, serta kategori "Literasi Bank Jakarta" yang berfokus pada edukasi keuangan, digitalisasi perbankan, dan penguatan UMKM.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, berharap kategori khusus Literasi Bank Jakarta dapat memotivasi para jurnalis menghasilkan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

"Melalui karya jurnalistik yang akurat dan berimbang, kami berharap semangat edukasi yang diusung melalui kategori khusus ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan," kata Arie.

Menurutnya, media massa memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Karena itu, Bank Jakarta memandang kolaborasi dengan insan pers sebagai bagian dari upaya bersama memperluas pemahaman publik mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta terhadap penyelenggaraan MHT Awards 2026.

Menurut Kesit, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi jurnalistik, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap dedikasi insan pers dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap dedikasi para jurnalis yang terus bekerja menghasilkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Kesit.

Ia menambahkan, penyelenggaraan MHT Awards tahun ini memiliki makna khusus karena berlangsung menjelang peringatan lima abad Jakarta. Karena itu, karya-karya yang lahir dari ajang ini diharapkan tidak hanya unggul secara jurnalistik, tetapi juga memiliki nilai dokumentasi sejarah yang kuat.

"Jakarta memiliki perjalanan panjang yang penuh dinamika. Kami ingin karya-karya yang lahir dari ajang ini menjadi bagian dari catatan sejarah sekaligus refleksi atas transformasi Jakarta menuju kota global yang tetap berpijak pada identitas dan kepentingan warganya," katanya.

Melalui MHT Awards ke-52 Tahun 2026, PWI Jaya berharap semangat jurnalisme berkualitas terus tumbuh di tengah perubahan lanskap media. Di saat informasi dapat diproduksi dan disebarkan dengan sangat cepat, karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan berintegritas tetap menjadi kebutuhan utama masyarakat serta menjadi bagian penting dalam mengawal perjalanan Jakarta menuju masa depannya.

 

Komentar