Rabu, 22 Juli 2026 | 05:16
COMMUNITY

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan

Muhammadiyah Buntalan Salurkan 275 Paket Lebaran untuk Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

Muhammadiyah Buntalan Salurkan 275 Paket Lebaran untuk Kaum Dhuafa dan Anak Yatim
Muhammadiyah Buntalan Salurkan 275 Paket Lebaran untuk Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

ASKARA – Bulan Ramadan selalu menjadi momentum istimewa untuk berbagi dan menebar kebaikan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum dhuafa dan anak yatim, Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan IPHI Ranting Buntalan berkolaborasi menggelar pengajian serta pemberian santunan paket Lebaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Kelurahan Buntalan.

Acara ini berlangsung pada Minggu, 23 Maret 2025, bertempat di Masjid At-Taqwa Buntalan dan dimulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian sosial, tetapi juga telah menjadi tradisi tahunan yang terus dilestarikan oleh ranting Muhammadiyah dan ortomnya.

Kebersamaan dalam Pengajian dan Berbagi Berkah Ramadan

Dalam acara yang penuh khidmat ini, hadir seluruh pengurus Ranting Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan IPHI. Mereka turut serta dalam prosesi pembagian bantuan dan memberikan dukungan moral kepada para penerima manfaat.

Sebanyak 275 paket sembako disiapkan dan diberikan kepada kaum dhuafa serta anak yatim yang tersebar di seluruh Kelurahan Buntalan. Secara simbolis, 12 orang perwakilan dari masing-masing RW menerima paket bantuan yang diserahkan langsung oleh Ketua Muhammadiyah Ranting Buntalan beserta perwakilan ortom (Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah) dan IPHI.

Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Bantuan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga merupakan bentuk dukungan moral bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Sumber Dana dari Sodaqoh Jamaah dan Semangat Gotong Royong

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sodaqoh para pengurus dan anggota Muhammadiyah serta ortomnya, termasuk Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan IPHI Buntalan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi menjadi landasan utama terselenggaranya acara ini.

Setiap tahun, kegiatan ini selalu mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para donatur maupun penerima manfaat. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam berbagi tetap terjaga dengan baik di lingkungan Muhammadiyah dan masyarakat Buntalan.

Dukungan Penuh dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Klaten Tengah

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Klaten Tengah yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan positif ini. Menurutnya, meskipun dilaksanakan setahun sekali, dampak dari kegiatan ini sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Walaupun kegiatan ini hanya diadakan setahun sekali, tetapi manfaatnya sangat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga semangat berbagi seperti ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi ranting Muhammadiyah lainnya," ujarnya.

Ia juga berharap agar kegiatan semacam ini semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

Menjaga Tradisi Berbagi di Bulan Ramadan

Kegiatan pengajian dan pemberian santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim ini telah menjadi tradisi tahunan di Ranting Muhammadiyah Buntalan. Setiap Ramadan, kegiatan ini selalu dilaksanakan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjalankan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kepedulian terhadap sesama.

Dengan adanya sinergi antara Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan IPHI, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Bulan Ramadan adalah bulan keberkahan, dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan adalah salah satu cara terbaik untuk meraihnya. Semoga kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan semakin banyak yang mendapat manfaat dari kebaikan yang ditanamkan. (Dwi Taufan Hidayat)

Komentar