Luciana Mathilda Wio: Menjalani Peran sebagai Ibu, Profesional, dan Aktivis
ASKARA – Peran perempuan dalam masyarakat modern semakin berkembang. Tak hanya sebagai ibu rumah tangga, banyak perempuan kini berkarier dan aktif dalam organisasi sosial. Salah satu contohnya adalah drh. Luciana Mathilda Wio, dokter hewan yang telah mengabdi selama dua dekade di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Selain berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kepemudaan.
Mengabdi di Dunia Kesehatan Hewan
Setelah menyelesaikan pendidikan dokter hewan pada tahun 2008, Luciana memulai kariernya di NGO Action Contre la Faim (ACF), sebuah organisasi kemanusiaan yang fokus pada gizi dan ketahanan pangan. Ia bekerja langsung di daerah pedalaman TTS, tempat kelahirannya.
Tahun 2009, ia bergabung sebagai PNS di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten TTS. Dalam perjalanannya, ia banyak menangani kasus kesehatan ternak, termasuk wabah rabies yang sempat menjadi perhatian serius pada tahun 2023 di Desa Fenun.
"Kami menghadapi kasus rabies yang memakan banyak korban jiwa karena kurangnya edukasi masyarakat tentang penyakit ini. Ini menjadi pengalaman yang menyadarkan saya bahwa perubahan tidak cukup hanya dari dalam birokrasi," ujarnya.
Terjun ke Dunia Aktivisme
Kesadaran akan pentingnya peran sosial di luar birokrasi mendorong Luciana untuk lebih aktif di organisasi kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat. Tahun 2023, ia dipercaya menjadi Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) TTS. Selain itu, ia juga aktif di beberapa yayasan yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Saya ingin membantu masyarakat keluar dari kemiskinan. Kabupaten TTS sebenarnya kaya sumber daya alam, baik di sektor pertanian maupun peternakan. Sayangnya, belum dikelola secara optimal," ungkapnya.
Untuk itu, Luciana membentuk kelompok tani dan ternak binaan dengan harapan masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik dan edukasi yang tepat, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
Menyeimbangkan Karier, Keluarga, dan Organisasi
Selain aktif sebagai dokter hewan dan aktivis, Luciana juga menjalankan perannya sebagai seorang ibu. Menyeimbangkan berbagai tanggung jawab tentu bukan hal mudah, tetapi ia percaya bahwa dengan niat dan semangat, setiap peran bisa dijalani dengan baik.
"Saya ingin semakin banyak perempuan berani mengambil peran aktif dalam masyarakat. Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi juga pilar utama dalam membangun bangsa," pungkasnya.
Dengan kiprahnya di berbagai bidang, Luciana membuktikan bahwa perempuan bisa berkontribusi besar dalam pembangunan, baik melalui keluarga, profesi, maupun gerakan sosial.

Komentar