Selasa, 21 Juli 2026 | 18:24
NEWS

Neng Eem Tegaskan Pentingnya UMKM bagi Perekonomian Indonesia

Neng Eem Tegaskan Pentingnya UMKM bagi Perekonomian Indonesia
Neng Eem tegaskan pentingnya UMKM bagi perekonomian Indonesia (Dok PKB)

ASKARA – Ketua Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kecil dan Menengah Mikro Nusantara (APIMSA), menekankan peran strategis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara pengukuhan APIMSA di Kota Bogor, Jawa Barat.

"Sektor UMKM adalah penyumbang terbesar PDB nasional, mencapai 61 persen atau setara dengan lebih dari Rp 9.000 triliun. Selain itu, UMKM juga membuka peluang kerja hingga 97 persen," ujar Neng Eem dalam keterangan, Sabtu (28/12).

Ia juga menambahkan bahwa UMKM memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan perusahaan besar, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi global. "UMKM lebih stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar dolar. Mereka terbiasa menghadapi turbulensi ekonomi, termasuk saat pandemi COVID-19," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasehat APIMSA, Chusnunia Chalim, Ph.D., menyampaikan harapannya agar organisasi ini mampu menjadi penggerak dalam memperjuangkan kepentingan pelaku UMKM. "APIMSA harus membuka dan memperluas akses pasar dan permodalan bagi UMKM, serta berkomitmen meningkatkan kapasitas mereka melalui pelatihan dan pendampingan," ungkap Chusnunia.

Ia juga menegaskan pentingnya digitalisasi UMKM agar mampu bersaing di pasar global. Selain itu, pengurus pusat APIMSA menargetkan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat provinsi dan kecamatan guna memperkuat jejaring organisasi.

Acara ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil, sekaligus menjadi pendorong untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing pelaku usaha di berbagai sektor.

 

Komentar