Kamis, 23 Juli 2026 | 13:01
COMMUNITY

Peresmian ATM BSI dan BSI Laku Pandai, Kerjasama BSI dan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah

Peresmian ATM BSI dan BSI Laku Pandai, Kerjasama BSI dan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah
Harry Gusti Utama dan KH Mohamad Hidayat bersalaman usai peresmian ATM BSI

ASKARA - Bertempat PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah Jakarta, Jumat, 27 Desember 2024, dilaksanakan peresmian Kerjasama Layanan BSI (ATM BSI, BSI Laku Pandai) - Yayasan Madani Al Washiyyah, Bantuan KP BI DKI Jakarta - Want Eat & Eatery Al Washiyyah, Bantuan BSI Maslahat - Beasiswa Santri PKBM Madani & UMKM (WBM Al Washiyyah). Acara ini menandai dimulainya kolaborasi strategis yang bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat sekitar dan para santri, serta mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.

Dalam acara tersebut, dihadiri Dr. KH Mohamad Hidayat, MBA, MH (Pimpinan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah), Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Harry Gusti Utama (Direktur Retail Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk), Rusdi Musa Ishak (Direktur Operasional BSI Maslahat), dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, KH Mohamad Hidayat mengungkapkan harapan dan komitmen pesantren dalam menjalin kerjasama yang bermanfaat untuk santri, masyarakat, dan perekonomian lokal. Beliau berterima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Bank Syariah Indonesia (BSI), Bantuan KP BI DKI Jakarta, serta semua pihak yang terlibat dalam kerjasama strategis ini.

Pihaknya mengapresiasi upaya bersama untuk memberikan solusi keuangan syariah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi kepada santri dan masyarakat sekitar PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah.

"Kami merasa sangat bersyukur dan mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara berbagai pihak, yang tentu saja akan memberikan manfaat besar bagi pesantren, santri, dan masyarakat di sekitar kami. Kerjasama ini bukan hanya memberikan akses keuangan syariah yang lebih mudah, tetapi juga mendukung pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan UMKM di komunitas kami," ujar KH Mohamad Hidayat.


KH Mohamad Hidayat juga menyampaikan harapannya terhadap layanan ATM BSI dan BSI Laku Pandai yang diperkenalkan di lingkungan pesantren. Beliau menekankan bahwa layanan ini sangat penting dalam memberikan akses keuangan yang lebih inklusif, terutama bagi santri dan warga sekitar pesantren yang mungkin selama ini kesulitan mengakses layanan perbankan konvensional.

"Layanan seperti ATM BSI dan BSI Laku Pandai akan sangat memudahkan kami, terutama para santri dan masyarakat sekitar, dalam mengakses berbagai layanan perbankan syariah. Kami berharap layanan ini dapat memberikan kemudahan dalam mengelola keuangan, menabung, dan melakukan transaksi lainnya dengan cara yang sesuai dengan prinsip syariah," ungkap KH Mohamad Hidayat.

Dalam sambutannya, KH Mohamad Hidayat juga menyoroti pentingnya program-program pemberdayaan ekonomi yang disalurkan melalui UMKM dan beasiswa santri. Beliau berharap bantuan UMKM (WBM Al Washiyyah) dan beasiswa untuk santri PKBM Madani dapat memberikan kesempatan bagi para santri dan masyarakat untuk mengembangkan usaha mereka dan mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

"Kami juga berharap bantuan untuk UMKM dan beasiswa yang diberikan melalui WBM Al Washiyyah dan BSI Maslahat dapat membantu kami dalam mengembangkan usaha, memperbaiki taraf hidup, dan memberikan kesempatan lebih bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan mereka,"* jelas KH Mohamad Hidayat.

KH Mohamad Hidayat juga menekankan bahwa kerjasama yang terjalin ini merupakan contoh nyata dari kolaborasi antar lembaga yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Beliau berharap agar kerjasama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar, tidak hanya untuk pesantren, tetapi juga untuk masyarakat secara luas, terutama dalam pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan akses keuangan syariah.

"Kerjasama ini adalah contoh nyata betapa pentingnya kolaborasi antara lembaga-lembaga yang memiliki visi untuk memberdayakan masyarakat. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih banyak lagi untuk semua pihak yang terlibat," tambah KH Mohamad Hidayat.

Di akhir sambutannya, KH Mohamad Hidayat menegaskan komitmen PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah untuk terus mendukung pembangunan kualitas SDM melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. "Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi semua," imbuhnya.


Kemudahan Bagi Masyarakat

Dalam acara peresmian tersebut, Harry Gusti Utama, Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan perbankan syariah yang mudah dijangkau dan transparan. BSI juga berharap kerjasama ini dapat menjadi contoh yang baik bagi implementasi keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah dalam memperkenalkan layanan ATM BSI dan BSI Laku Pandai. Kami berharap layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya santri, untuk mengakses layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah," ujarnya. Beliau menggarisbawahi komitmen BSI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia, khususnya bagi masyarakat dan santri di sekitar pesantren Al Washiyyah.

Harry Gusti Utama menyampaikan kebanggaannya atas kerjasama antara BSI dan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah. Dia menjelaskan bahwa layanan ATM BSI dan BSI Laku Pandai merupakan bagian dari komitmen BSI untuk memperluas akses perbankan syariah ke seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil atau yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan perbankan konvensional.

"Hari ini kita meresmikan kerjasama yang sangat penting, yaitu layanan ATM BSI dan BSI Laku Pandai di lingkungan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah. Dengan layanan ini, kami berharap bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar pesantren untuk mengakses layanan perbankan syariah dengan lebih mudah dan praktis," ujar *Harry Gusti Utama.

Harry Gusti Utama menekankan bahwa salah satu tujuan utama dari layanan ini adalah untuk mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia. Melalui ATM BSI dan BSI Laku Pandai, masyarakat, terutama para santri dan warga sekitar, dapat lebih mudah mengakses layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah.

"Kami di BSI percaya bahwa keuangan syariah adalah solusi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan prinsip-prinsip yang adil dan transparan. Layanan seperti ATM BSI  dan BSI Laku Pandai adalah bagian dari upaya kami untuk menjangkau lebih banyak orang, terutama mereka yang sebelumnya belum terjangkau layanan perbankan konvensional," tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Harry Gusti Utama juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi bagi santri dan masyarakat sekitar pesantren. Dia berharap layanan perbankan ini bisa memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi mereka, baik dalam mengelola keuangan pribadi, menabung, maupun mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami juga berharap layanan ini dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan para santri, baik dalam hal pengelolaan keuangan pribadi maupun dalam mendukung pengembangan UMKM di sekitar pesantren," ujar Harry Gusti Utama.

Harry Gusti Utama menyatakan bahwa BSI berkomitmen untuk terus memperluas akses keuangan syariah di seluruh Indonesia, khususnya untuk masyarakat yang kurang terlayani. Melalui program BSI Laku Pandai, BSI berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan tanpa harus pergi ke kantor cabang, sehingga akses keuangan menjadi lebih mudah dan praktis.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan perbankan syariah dengan mudah dan aman. Dengan adanya BSI Laku Pandai, masyarakat yang berada di daerah yang jauh dari akses kantor cabang dapat tetap melakukan berbagai transaksi perbankan," jelas Harry Gusti Utama.

Di akhir sambutannya, Harry Gusti Utama berharap agar kerjasama antara BSI dan PP Tahfizh Al Quran Al Washiyyah ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi santri, masyarakat, dan perekonomian syariah di Indonesia. Dia juga berharap agar layanan ini dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis syariah yang dapat diterapkan di banyak tempat lainnya.

"Kami berharap kerjasama ini tidak hanya berhenti pada hari ini, tetapi dapat terus berkembang, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, dan menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan ekonomi syariah* di Indonesia," tutup Harry Gusti Utama

Komentar