Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:01
COMMUNITY

Mahasiswa IPB Gelar Program BONA di SDN 01 Cijayanti

Mahasiswa IPB Gelar Program BONA di SDN 01 Cijayanti
Sekitar 100 siswa dari kelas 2 dan 3 SDN 01 Cijayanti foto bersana mahasiswa IPB (Dok IPB)

ASKARA – Seratus siswa dari kelas 2 dan 3 SDN 01 Cijayanti dengan penuh semangat mengikuti kegiatan edukasi kreatif yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Diseminasi Informasi dengan nama program BONA (Boneka Cerita Anak) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi serta kreativitas anak melalui metode interaktif menggunakan boneka tangan dan boneka wayang berbudaya yang di interpretasikan dengan wayang berbentuk hewan.

Program ini dirancang tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang efektif baik bagi anak-anak maupun orang tua. Dari sisi masyarakat, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan kreatif sebagai bagian dari stimulasi perkembangan anak yang optimal. Anak-anak diajak terlibat aktif dalam kegiatan interaktif yang mampu mengasah keterampilan mendengar, berbicara, dan berempati. Sementara itu, orang tua dan guru diberikan wawasan baru tentang pentingnya mendongeng sebagai media untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan anak, sekaligus merangsang imajinasi mereka.

Acara dimulai dengan sesi mendongeng interaktif yang dipandu oleh Fasha Maulana Albogori. Fasha, yang juga dikenal sebagai Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat menggunakan boneka tangan untuk menyampaikan cerita bermuatan pesan moral. Anak-anak tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam alur cerita. Secara tidak langsung Fasha juga memberikan tips sederhana kepada para orang tua dan guru tentang bagaimana mendongeng dapat dilakukan di rumah untuk mendukung proses belajar anak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat lebih aktif, percaya diri, dan mampu memahami pentingnya berempati terhadap teman-teman mereka,” ujar Fasha dalam wawancara singkat di sela kegiatan.

Setelah sesi mendongeng, acara dilanjutkan dengan pertunjukan boneka wayang berbudaya yang di interpretasikan dengan wayang berbentuk hewan. Pertunjukan ini dirancang dan dibawakan oleh mahasiswa Komunikasi Digital dan Media IPB. Pertunjukan boneka wayang berbudaya ini memadukan elemen tradisional dengan inovasi modern sehingga dapat menyajikan cerita tentang nilai-nilai sosial dan budaya yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Boneka wayang ini tidak hanya menarik perhatian peserta, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal dalam bentuk yang mudah diterima oleh generasi muda. Melalui sentuhan teknologi, mahasiswa berhasil menunjukkan bagaimana kearifan lokal dapat dikemas secara menarik tanpa kehilangan esensi budayanya.

Program BONA menjadi bukti nyata kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan teori yang dipelajari di kelas, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat setempat. Melalui dukungan penuh dari pihak sekolah dan masyarakat, acara ini diharapkan dapat menjadi kegiatan edukasi kreatif yang berkelanjutan.

 

Penulis: Novi karyanti
Sekolah Vokasi IPB University

Komentar