Festival Makanan Indonesia di Bandar Seri Begawan Selama 5 Hari
ASKARA - Kegiatan promosi makanan Indonesia Bernama “Indonesia Food Fest” dimulai hari ini di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.
KBRI Bandar Seri Begawan bekerja sama dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) cabang Brunei menyelenggarakan kegiatan yang menghadirkan 18 kedai makanan yang menawarkan berbagai jenis makanan khas Indonesia kepada masyarakat umum di Brunei. Nasi Goreng, Rendang, Sate, Soto, dan Bakso merupakan beberapa makanan lezat yang ditawarkan selama acara lima hari tersebut (27-31 Juli 2024).
Duta Besar RI untuk Brunei Darussaam, Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, membuka resmi Indonesia Food Fest pada hari ini (27/07).
“Tidak hanya lezat, makanan Indonesia juga dapat berperan penting dalam hubungan antar bangsa. Jadi, saya berharap Indonesia Food Fest ini dapat mendekatkan masyarakat Indonesia dan Brunei”, ujar Dubes dalam sambutannya pada Pembukaan.
Dubes juga menggarisbawahi bahwa Pemerintah Indonesia sedang menggalakkan program Indonesia Spice Up the World.
Program Indonesia Spice Up the World merupakan program kolaborasi lintas pemangku kepentingan yang bertujuan untuk mempromosikan kuliner Indonesia, dengan target nilai ekspor rempah-rempah sebesar 2 miliar dolar AS dan terciptanya 4.000 restoran Indonesia di luar negeri pada tahun 2024.
Nasi Goreng, Rendang, Sate, dan Soto telah diakui sebagai 50 Makanan Terbaik Dunia oleh CNN Travel pada tahun 2017-2021, yang merupakan salah satu jenis makanan yang diprioritaskan dalam program Indonesia Spice Up the World.
Selain menikmati makanan, pengunjung Indonesia Food Fest juga dapat belajar memainkan Angklung dan merasakan seni membuat Batik selama kegiatan Food Fest.

Komentar