Keutamaan Malam Nuzulul Quran: Peristiwa Turunnya Al Qur'an ke Bumi pada 17 Ramadhan
ASKARA - Nuzulul Qur'an berasal dari bahasa Arab 'Nuzul' dan 'Qur'an' yang berarti diturunkannya Al Qur'an. Artinya, Nuzulul Qur'an adalah waktu saat diturunkannya Al-Qur'an.
Al-Qur'an turun dalam dua waktu.
- Al-Qur'an turun pertama kali dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit bumi.
- Setelah itu, baru Allah menurunkan Al-Qur'an dari langit bumi kepada Rasulullah secara berangsur dan bertahap.
Diturunkannya lafaz dan makna Al-Qur'an dilakukan selama kurang lebih 23 tahun, atau 13 tahun di Mekkah, 10 tahun di Madinah.
Berikut 6 keutamaan malam Nuzulul Quran di Bulan Ramadhan:
1. Malam yang Lebih Baik dari 1.000 Bulan
Malam Lailatul Qadar sebanding pahalanya dengan melakukan ibadah selama 1.000 bulan. Hal ini telah disebutkan di dalam kitab Sahihain melalui Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:
"Barang siapa yang melakukan qiyam (salat sunat) di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dan rida Allah, maka diampunilah baginya semua dosanya yang terdahulu."
2. Malam Diturunkannya Al Qur'an
Allah SWT berfirman, mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang dikhususkan oleh Allah sebagai malam diturunkan-Nya Al-Qur'an di dalamnya.
"Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (Al-Qadar: 2-3).
3. Malaikat Jibril Bersama Para Malaikat Turun ke Bumi
Pada malam yang penuh kemuliaan bersamaan turunnya Al Qur'an, para malaikat dipimpin Malaikat Jibril alaihisalam turun ke bumi. Allah SWT berfirman:
"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan." (Al-Qadar: 4)
Yakni banyak malaikat yang turun di malam kemuliaan ini karena berkahnya yang banyak. Dan para malaikat turun bersamaan dengan turunnya berkah dan rahmat, sebagaimana mereka pun turun ketika Al-Qur'an dibacakan dan mengelilingi halqah-halqah zikir serta meletakkan sayap mereka menaungi orang yang menuntut ilmu dengan benar karena menghormatinya.
4. Malam Keselamatan
Malam Nuzulul Qur'an juga disebut dengan malam yang penuh keselamatan
"Untuk mengatur segala urusan." (Al-Qadar: 4)
Mujahid mengatakan bahwa selamatlah malam kemuliaan itu dari semua urusan. Sa'id ibnu Mansur mengatakan, telah menceritakan kepada kami Isa ibnu Yunus, telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Mujahid sehubungan dengan makna firman-Nya:
"Malam itu (penuh) kesejahteraan." (Al-Qadar: 5)
Bahwa malam itu penuh keselamatan, setan tidak mampu berbuat keburukan padanya atau melakukan gangguan padanya.
5. Ditakdirkannya Semua Urusan Mulai Ajal hingga Rezeki
"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (Ad' Dukhan: 4)
Qatadah dan yang lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah semua urusan ditetapkan di dalamnya dan semua ajal serta rezeki ditakdirkan.
6. Salam Malaikat kepada Ahli Masjid
"Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (Al-Qadar: 5)
Sa'id ibnu Mansur mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Hisyam, dari Abu Ishaq, dari Asy-Sya'bi sehubungan dengan makna firman-Nya: "Untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (Al-Qadar: 4-5).
Makna yang dimaksud ialah salamnya para malaikat di malam Lailatul Qadar kepada orang-orang yang ada di dalam masjid sampai fajar terbit.
Demikian penjelasan mengenai keutamaan malam Nuzulul Qur'an yang penuh kemuliaan dan keberkahan. (NN)
Wallahu A'lam

Komentar