Minggu, 05 Februari 2023 | 17:59
NEWS

Mahfud MD Sebut Jokowi Sempat Marah soal Kasus Ferdy Sambo

Mahfud MD Sebut Jokowi Sempat Marah soal Kasus Ferdy Sambo
Mahfud MD (Istimewa)

ASKARA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat marah soal kasus pembunuhan Brigadir J.

Kata Mahfud, dia tahu Jokowi marah dari Seskab Pramono Anung. Menurutnya, Jokowi marah karena penanganan yang lambat.

"Saat ada seorang pengusaha mantu, saya ketemu Pak Pramono Anung. Saya bilang, mau ketemu Presiden, ini kasus ini bagaimana, Pak Presiden bagaimana arahnya?" kata Mahfud dalam wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, dikutip Kamis (18/8). 

Saat itu, kata Mahfud, Pramono Anung mengatakan Jokowi akan bersikap tegas. 

"Pak Pram bilang, wah tegas pak, nggak perlu, yakin lah saya wong pak presiden marah betul dan kenapa lama," ujar Mahfud.

Mahfud mengatakan sempat bertemu Jokowi dalam sebuah rapat. Jokowi meminta kasus ini cepat diselesaikan agar tak menimbulkan isu liar di masyarakat.

"Terus ada rapat lagi saya ketemu presiden diarahkan itu agar tak timbulkan isu macam-macam dan cepat diselesaikan dan jangan ditutupi," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan, Jokowi juga sempat memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk meminta kasus tersebut segara diselesaikan, pada Senin (8/8). 

Selanjutnya, Mahfud dipanggil Jokowi dan bertanya mengapa Polri terkesan lama menuntaskan kasus tersebut. 

Lagi-lagi, Jokowi pun meminta agar kasus itu tak terlalu lama untuk diselesaikan.

"Saya bilang terjemahannya jangan lama-lama itu kalau lama kepercayaan hilang. Terus saya komunikasikan ke pak Benny Mamoto. Lalu tengah malam Kapolri kontak saya. 'Pak Menko ini sudah terang benderang'. Ini senin malam pesannya dari Kapolri," tandas Mahfud.

Komentar