Soal Motif Pembunuhan Brigadir J, Kabareskrim: Jangan Kepo
ASKARA - Polri memastikan tak akan menyampaikan motif di balik peristiwa pembunuhan Brigadir J yang ditembak Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo.
Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan, motif kasus pembunuhan Brigadir J terlalu sensitif.
Untuk menjaga perasaan, kata Agus, motif kasus tersebut hanya akan menjadi konsumsi tim penyidik.
"Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik dan nanti mudah-mudahan terbuka saat persidangan," ujarnya, saat dihubungi, Kamis (11/8).
Agus pun meminta publik menahan diri dan tak terlalu berspekulasi. Agus juga meminta publik cukup memahami pernyataan Mahfud MD yang menyebut motif kasus Brigadir J hanya patut dikonsumsi orang dewasa.
"Jangan kepolah ya. Kalau nggak izin, pakai saja narasi Pak Menko Polhukam," kata Agus.
Sebelumnya, Agus Andrianto mengungkapkan, motif pembunuhan terhadap Brigadir J hanya menjadi konsumsi penyidik dan akan diungkap dalam persidangan.
"Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah (motif pembunuhan berencana Brigadir J) jadi konsumsi penyidik," kata Agus Andrianto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/8).
Dia berharap, motif ditembaknya Brigadir J oleh Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo itu terbuka saat persidangan.
"Nanti mudah-mudahan (motif) terbuka saat persidangan," ucapnya.
Agus mengatakan, untuk tersangka di kasus penembakan Brigadir J sudah lengkap. Namun, untuk tersangka di kasus-kasus turunannya, masih dalam penyelidikan.
"Kalau untuk kasus penembakan (tersangka) sudah lengkap. (Untuk) kasus turunannya kita tunggu Itsus sedang mendalami peran mereka," tuturnya.

Komentar