Rabu, 06 Juli 2022 | 15:00
NEWS

Survei Capres di Jatim: Ganjar Pranowo Unggul Telak dari Prabowo dan Anies

Survei Capres di Jatim: Ganjar Pranowo Unggul Telak dari Prabowo dan Anies
Ganjar Pranowo (Dok Instagram)

ASKARA - Poltracking Indonesia menggelar survei elektabilitas sejumlah tokoh yang berpeluang menjadi bakal calon presiden dalam kontestasi Pilpres 2024 dengan basis responden di Jawa Timur (Jatim).

Hasilnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati posisi teratas di antara tokoh lainnya.

Ketiga tokoh dengan elektabilitas tertinggi di Jatim yakni Ganjar Pranowo dengan 32,3 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 15,9 persen, urutan ketiga yakni Anies Baswedan dengan 12,8 persen.

"Pada calon presiden, tiga figur kuat calon presiden dengan angka elektabilitas di atas 10 persen yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan," kata Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi pada Rabu (22/6). 

Di bawah Anies Baswedan ada nama Khofifah Indar Parawansa dengan 7,5 persen. Erick Thohir yang meraih 6,1 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 4,9 persen. 

Kemudian Sandiaga Salahuddin Uno 2,0 persen, Airlangga Hartarto 1,6 persen, Ridwan Kamil 0,9 persen dan Puan Maharani 0,5 persen.

Dalam simulasi sembilan nama calon wakil presiden (cawapres) 2024, Khofifah menempati posisi teratas dengan tingkat elektabilitas 17,9 persen. Disusul Erick Thohir 17,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 9,0 persen.

Kemudian Sandiaga Salahuddin Uno 6,4 persen, Mahfud MD 6,1 persen, Puan Maharani 6,0 persen, Muhaimin Iskandar 3,6 persen, Tri Rismaharini 3,5 persen, dan Ridwan Kamil 3,4 persen.

"Pada figur calon wakil presiden, terdapat dua figur kuat calon wakil presiden yang selalu konsisten berada di dua besar elektabilitas dengan angka di atas 10 persen, yaitu Erick Thohir dan Khofifah Indar Parawansa," jelas Arya.

Sedangkan untuk elektabilitas partai politik, PDIP dan PKB bersaing ketat di Jawa Timur. Dalam simulasi 16 parpol yang mengikuti Pemilu 2019, elektabilitas PDIP mencapai 15,0 persen dab PKB meraih 14,1 persen.

Selanjutnya, Partai Gerindra 9,8 persen, Partai Golkar 9,0 persen, Partai Nasdem 8,6 persen, Partai Demokrat 7,6 persen, PAN 4,5 persen, PPP 4,0 persen dan PKS 2,0 persen. Elektabilitas partai lain berada di bawah 2 persen.

"Meskipun demikian, angka elektabilitas ini adalah potret potensi suara partai yang berpotensi berubah dan cenderung naik karena kontribusi suara terhadap calon anggota legislatif atau personal votes dari masing-masing partai," terang Arya.

Survei dilakukan pada 16-22 Mei 2022 dengan metode multistage random sampling melibatkan 1.000 responden. Sementara margin of error 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel survei menjangkau 38 kabupaten kota seluruh Jatim secara proporsional berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka.

Komentar