Ternyata, PIS yang Minta Pengacara Ade Armando Laporkan Sekjen PAN ke Polisi
ASKARA - Sekjen Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Nong Darol Mahmada mengungkapkan bahwa pihaknya yang secara resmi meminta pengacara Ade Armando melaporkan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno ke polisi.
Menurut Nong, permintaan ke pengacara itu telah diketahui pihak keluarga Ade Armando.
"Terkait pelaporan terhadap Sekjen PAN Eddy Soeparno oleh kuasa hukum Habib Muannad Alaidid dan tim atas permintaan resmi secara kelembagaan dari PIS," ungkap Nong dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (19/4).
Nong menegaskan, PIS sebagai organisasi tidak ingin Ade Armando menjadi korban penghakiman publik karena tuduhan Eddy yang menyebutnya sebagai penista agama dan ulama.
"Bang Ade Armando sudah jadi korban kebiadaban jangan lagi menjadi korban penghakiman opini massa dengan menuduhnya sebagai penista agama dan ulama yang tidak ada bukti resmi dari pengadilan," tegasnya.
Nong lantas membandingkan tuduhan terhadap Ade dengan sejumlah tokoh lainnya. Menurutnya, jika Ade dituduh sebagai penista agama dan ulama karena adanya laporan di masa lalu, maka tokoh seperti Haikal Hassan dan Rocky Gerung juga bisa dituduh hal serupa.
"Kalau hanya karena laporan polisi soal penistaan agama, Bang Ade Armando bisa dituduh seperti itu, maka Abdul Somad, Rocky Gerung, Haikal Hassan juga bisa dituduh yang sama karena pernah dilaporkan ke polisi," katanya.
Sebelumnya, Ade melalui kuasa hukumnya, Muannas Alaidid, melayangkan somasi kepada Eddy Soeparno karena keberatan dengan unggahan Eddy di Twitter. Unggahan Eddy dinilai mengarah ke dugaan pencemaran nama baik dan berita bohong.
Muannas pun meminta Eddy menghapus cuitannya dan meminta maaf kepada Ade melalui Twitter. Muannas memberikan waktu 3x24 jam kepada Eddy untuk menjawab somasi.
Adapun Eddy menulis, "Saya mendukung pengusutan dan tindakan hukum kepada pelaku kekerasan terhadap AA, tapi saya juga mendukung tindakan hukum yang tegas kepada mereka yang menistakan agama dan ulama, termasuk AA."

Komentar