Minggu, 07 Juni 2026 | 21:02
NEWS

Pengalaman Pertama Dengan Calon Permaisuri

Pengalaman Pertama Dengan Calon Permaisuri
Pretty Women

Oleh: Mang Ucup *)

Setelah saya cerai, saya berhasrat cari penggantinya. Siapa saja mereka yang pernah melamar ingin menjadi Permaisurinya Mang Ucup pada saat itu? Mulai dari mantan Biarawati sampai mantan PSK (Penjaja Seks Komersil). Mulai dari Ratu Kecantikan sampai dengan Waria. Mulai dari tunas yang belum berbunga sampai janda kembang yang sudah berbuah banyak.

Misalnya seorang Janda dari Kulonprogo ia mengakui terus-terang bahwa ia adalah seorang janda yang sudah punya delapan anak. Tapi dilain pihak ia bilang Mang Ucup tidak perlu khawatir sebab sehari tiga kali ia selalu minum Jamu Sari Rapet.

Saya pikir why not? Maklum dari perkawinan pertama saya sudah mempunyai tiga orang anak kalau tambah delapan bisa jadi kesebelasan sepak bola. Karena pengakuannya tersebut saya jadi khawatir juga. Betapa tidak, kalau sehari minum tiga kali jamu Sari Rapet bisa-bisa sekarang ini bukan hanya sekedar sudah jadi rapet saja, bahkan sudah jadi mampat kali.

Pikiran ini muncul terutama untuk meneguhkan saya sendiri, agar lebih semangat dalam membalas ribuan surat lamaran yang masuk. Maklum apabila masalah bisnis, hal ini bisa saya berikan kepada bagian HRD atau Sekretaris. Tapi untuk masalah pendamping hidup pengisi hati sekaligus untuk masa depan saya, saya tidak ingin terjadi kegagalan untuk kedua kalinya.

Dari sekian ribu pelamar akhirnya saya menentukan top ten calon istri. Saya mengundang mereka untuk bertemu langsung agar bisa berkenalan secara lebih dekat lagi. Entah ke Singapore, Bangkok, Manila ataupun ke Hongkong.

Kalau ke Hongkong saya selalu menginap di Mandarin Hotel, sedangkan di Bangkok di Oriental Hotel kalau di Singapore di Shangri La. Di hotel-hotel tersebut saya selalu menyewa President Suit. Saya datang menyambut mereka di aiport dengan menggunakan mobil Roll Royce.

Tamu pertama yang saya undang kalau dari foto kelihatan cantik sekali dengan badan yang ramping. Maklum saya senang perempuan tipe Audrey Hepburn yang badannya ramping.

Seharusnya sang gadis tiba Hongkong dari Jakarta jam 11 siang, tapi kenyataannya ia tidak kunjung tiba. Walaupun pesawat sudah mendarat lebih dari satu jam. Rupanya sang gadis memang telah tiba, tapi karena kami tidak saling mengenal jadi ia tidak berani menyapa saya. Di lain pihak saya menunggu kedatangan dari gadis yang mirip Audrey Hepburn.

Namun kenyataannya yang datang adalah seorang gadis dengan berat badan 116 kg. Maaf, tadinya saya pikir gadis ini adalah salah seorang anggota dari Timnas Sumo Indonesia.

Ia mengaku bahwa foto yang dikirimkan kepada saya adalah foto yang sudah lima tahun yang lampau. Entah kenapa badannya sekarang jadi memuai begitu. Saya akui bahwa dalam hati saya agak kecewa, tapi saya selalu berpikir positif Ra Popo. Terimalah dengan senang hati!

Anggap saja saya telah memesan barang dari buku katalog yang telah kadaluarsa. Maka antara foto dan barang sudah tidak sesuai lagi. Tadinya saya memesan mobil sport tetapi yang datang Bis Kota. Saya tetap mengajak dia jalan-jalan seharian dan semalam di Hong Kong. Jadi apabila Anda adalah salah satu penggemar TV Show Catfish di MTV.

Hal ini saya sudah alami lebih dahulu 15 tahun sebelumnya ada show tersebut. Disamping itu dengan hak apa saya bisa marah ataupun kecewa kepada sang gadis. Ia telah mengorbankan waktunya untuk bertemu dengan saya. Dan sebelumnya saya mengeritik orang lain. Lebih baik saya ngaca dahulu siapakah aku ini? Hanya seorang kakek gaek! 

Istri pertama saya mengajukan pemohonan cerai sepihak dari saya karena saya temasuk Laskar Hidung Pelangi. Inilah yang membuatnya jadi tidak tahan untuk bisa hidup dengan Mang Ucup.

Hikmah yang saya dapatkan, karena sifat egoisme saya inilah sehingga perkawinan saya kandas. Perceraian ini bukan hanya telah mengorbankan istri saya; bahkan ketiga anak saya.

Perceraian ini bagi saya merupakan kegagalan hidup saya yang paling besar dan paling utama. Keutuhan cinta kami telah tergerogoti oleh kesalahan saya sendiri.

Atas peristiwa atau perceraian dengan istri pertama saya inilah, maka saya berjanji terhadap diri saya sendiri. Saya tidak ingin menyakiti lagi entah Perempuan manapun juga!

Sejak saat itu saya mulai sadar. Saya sebagai seorang pria yang hanya ingin mendapatkan kepuasan jasmaniah beberapa menit saja, tapi di lain pihak rela mengorbankan perasaan maupun penderitaan dari sang gadis seumur hidup.

Senyum rasa puas dan bahagia yang saya dapatkan dari sang gadis harus dibayar dengan trauma maupun penderitaan sang gadis seumur hidupnya. Senyum puas dan bahagia yang saya dapatkan selama beberapa menit tersebut - harus dibayar dengan  mengorbankan perasaan dan air mata dari sang gadis selama bertahun-tahun, bahkan mungkin seumur hidupnya. 

Di situlah saya mulai sadar, bahwa mempermainkan perasaan dan kasih sayang seorang perempuan itu lebih jahat daripada membunuh. Maka dari itu saya bersumpah terhadap diri sendiri walaupun saya akan mengundang Top Ten calon permaisuri saya untuk bertemu dengan saya bahkan tinggal sehotel dengan mereka. Saya sumpah tidak akan menjamah ataupun merusak masa depan hidup mereka.

Jadi yang sudah bisa dipastikan mereka semua akan pulang dari pertemuan dengan Mang Ucup ini masih dalam keadaan tetap gras utuh tulen alias belum dibuka! Salah satu pelamar berasal dari desa klutuk di Gombong namanya Tuginem. Boro-boro naik pesawat berpergian jauh sekalipun belum pernah.

Entah kenapa ketika saya pertama kali melihat wajahnya yang ayu, lembut dan penuh welas asih. Saya merasa tertarik untuk mengundang Tuginem ke Singapore. Bisakah anda bayangkan  bagaimana rasanya seorang gadis 23 tahun dari desa klutuk dijadikan Cinderella bak Sang Princess oleh Mang Ucup.

Ingin tahu pengalaman Tuginem di Singapore? Tanya: Apakah Mang Ucup bisa menepati janjinya? Apalagi tinggal sekamar dengan sang gadis? Pasti banyak rekan-rekan FB yang pernah nonton film Pretty Woman di mana Anda bisa menyaksikan betapa Richard Gere memanjakan gadis pujaannya.

Tapi percayalah bahwa apa yang pernah saya lakukan dan berikan kepada Top Ten gadis yang diundang oleh saya itu melebihi daripada adegan film Pretty Woman!

Ingin tahu bagaimana mang Ucup memanjakan gadis pujaannya? Dan dengan cara apa saja? Apakah Tuginem akan naik peringkatnya dari Top Ten turun ke Big Five ataupun Big Three? Ikuti terus sambungannya! Kisah Ucup Gere & Pretty Woman from Gombong - Lanjut?  Terlampir foto dari Audrey Hepburn.

*) Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar