Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Subianto Tertinggi, Ganjar Pranowo Tiga Besar
ASKARA - Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis hasil survei elektabilitas kandidat calon presiden 2024 yang dilakukan pada bulan Februari 2022 kemarin.
Dalam survei itu, LSN menangkap beberapa variabel untuk nama-nama tokoh publik yang potensial maju dalam kontestasi Pilpres 2024. Salah satunya adalah variabel popularitas.
Hasilnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat 93.9 persen. Di bawahnya ada nama Anies Baswedan dengan 92,3 persen.
Kemudian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan angka 92,1 persen, Ridwan Kamil 87,8 persen.
Selanjutnya, Ganjar Pranowo 86,5 persen, Basuki Tjahaja Purnama mendapat 85,3 persen.
Lalu ada nama Puan Maharani dengan perolehan 81,6 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 78,2 persen.
"Data di atas memperlihatkan bahwa tokoh-tokoh yang pernah ikut kontestasi Pilpres maupun Pilkada seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo,” kata Direktur Eksekutif LSN, Gema Nusantara Bakry, dalam paparannya Kamis (3/3).
Pihaknya, kata dia, menggunakan variabel lain untuk membaca persepsi publik terkait dengan nama-nama tokoh yang mampu meneruskan kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden dan menjadikan Indonesia lebih baik di periode kepemimpinan selanjutnya.
Dari data LSN tersebut, Prabowo dinilai memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan tokoh-tokoh lain untuk membawa Indonesia lebih baik lagi di kemudian hari.
Prabowo Subianto meraih angka 57,1 persen, Ganjar Pranowo 50,3 persen, Anies Baswedan 46,6 persen, Sandiaga Uno 46,5 persen, Ridwan Kamil 45,1 persen, Basuki Tjahaja Purnama 35,1 persen, Erick Thohir 28,6 persen, Moeldoko 18,3 persen dan AHY 17,4 persen.
Lalu, ada nama Gatot Nurmantyo 14,6 persen, La Nyalla Mattalitti 11,6 persen, Airlangga Hartarto 10,2 persen, Muhaimin Iskandar 9,8 persen, Mahfud MD 7,7 persen dan Puan Maharani 5,4 persen.
"Data di atas menunjukkan bahwa 5 orang tokoh yang paling populer dan paling disukai juga dipersepsikan publik memiliki kemampuan (capability) untuk membuat Indonesia berubah ke arah lebih baik," jelasnya.
Setelah melihat data popularitas hingga kapabilitas, LSN pun mengukur seperti apa persepsi publik terhadap potensi keterpilihan nama-nama calon.
Hasilnya, Prabowo Subianto menempati urutan tertinggi dari daftar nama yang diajukan di dalam survei tersebut.
"Saat kepada responden ditanyakan siapa sosok yang layak menggantikan Jokowi untuk menjadi Presiden RI 2024-2029, ini pertanyaan tertutup, maka hasilnya 21,9 persen responden menyebut nama Prabowo Subianto, 19,2 persen memilih nama Anies Baswedan, 18,8 persen menyebut nama Ganjar Pranowo dan seterusnya," ungkapnya.
Survei LSN tersebut dilakukan pada periode 12-24 Februari 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah sampel ini sebesar 1.537 responden yang diperoleh melalui teknik multi-stage random sampling.
Sementara, margin of error sebesar ± 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan responden dengan bantuan kuesioner.

Komentar