Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:10
NEWS

Perkembangan Terbaru Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Ada Barang Bukti Penganiayaan

Perkembangan Terbaru Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Ada Barang Bukti Penganiayaan
Kerangkeng manusia di rumah Terbit Perangin Angin (Dok Istimewa)

ASKARA - Barang bukti baru terkait kerangkeng manusia di kediaman Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin ditemukan penyidik Polda Sumatra Utara.  

Diduga, kerangkeng manusia itu dijadikan tempat perbudakan modern yang berisi penganiayaan. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengungkapkan, barang bukti yang ditemukan penyidik tersebut diduga dipakai untuk melakukan penganiayaan terhadap para penghuni kerangkeng manusia.   

"Di antaranya, selang yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap para penghuni kerangkeng," ungkap Hadi di Medan, dikutip Minggu (13/2). 

Hingga kini penyidik Polda Sumut masih terus mendalami bukti-bukti guna mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di kerangkeng tersebut.

Dikatakan Hadi, selain memeriksa puluhan saksi polisi juga membongkar dua makam eks penghuni kerangkeng yang diduga tewas akibat dianiaya.

Dua kuburan yang digali itu berlokasi di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok VII, Kelurahan Sawit Sebrang dan di Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. 

Hadi menyebut pembongkaran kuburan itu dilakukan untuk keperluan autopsi jenazah guna melengkapi proses penyidikan.

"Hasil autopsinya nanti secara resmi akan disampaikan kepada publik," tandasnya. (ant/jpnn)

Komentar