Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:56
NEWS

Soal Harga Vaksinasi Booster Berbayar, Ini Kata Kemenkes

Soal Harga Vaksinasi Booster Berbayar, Ini Kata Kemenkes
Ilustrasi vaksinasi (Dok Pixabay)

ASKARA - Pemerintah rencananya memulai vaksinasi lanjutan atau booster mandiri pada 12 Januari 2022 mendatang. Walaupun demikian, tarif vaksinasi dosis ketiga belum ditetapkan. 

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengklarifikasi tarif vaksinasi booster yang beredar di media sosial. 

Dikatakan Nadia, yang beredar tersebut merupakan tarif booster di luar negeri bukan Indonesia.

"Pemerintah belum menetapkan besaran tarif dari vaksinasi booster tersebut. Tarif yang beredar saat ini bukanlah tarif vaksinasi dalam negeri, melainkan tarif vaksinasi di luar negeri. Tarif tersebut masih berupa perkiraan rentang harga yang berlaku di beberapa negara," terang Nadia dalam keterangan tertulis, Rabu (5/1).

Nadia mengatakan, penetapan harga harus melibatkan berbagai pihak seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Menurutnya, saat ini Kemenkes masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Belum ada biaya resmi yang ditetapkan," ujarnya. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat 21 juta orang yang sudah masuk daftar sasaran penerima vaksin booster.

Ada dua program vaksinasi booster. Pertama, program booster pemerintah, yaitu diperuntukkan kepada Lansia, peserta BPJS Kesehatan kelompok PBI, dan kelompok rentan lainnya. Vaksinasi booster itu tidak dipungut biaya alias gratis.

Sementara, vaksinasi booster untuk umum bisa didapatkan melalui vaksinasi non-program pemerintah atau mandiri dapat dibiayai oleh perorangan atau badan usaha. 

Vaksinasi itu juga akan dibuka di beberapa tempat seperti RS BUMN, RS Swasta, maupun klinik swasta.

Komentar