Rabu, 17 Juni 2026 | 23:22
NEWS

DPD HIPPI DKI Jakarta: Dunia Usaha Mendukung Penuh Vaksin Gotong Royong Individu

DPD HIPPI DKI Jakarta: Dunia Usaha Mendukung Penuh Vaksin Gotong Royong Individu
Ilustrasi vaksinasi (Dok Pixabay)

ASKARA - Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) mengaku sangat terpukul dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Namun, HIPPI mengaku tetap mendukung kebijakan tersebut untuk menekan dan mengendalikan penyebaran Covid-19. HIPPI juga mendukung program vaksinasi berbayar yang dilaksanakan oleh PT Kimia Farma. 

Ketua Umum DPD HIPPI Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai, vaksinasi berbayar membantu mempercepat kekebalan komunal (herd immunity). Hal ini membantu para pengusaha keluar dari tekanan yang sudah terjadi akibat PPKM Darurat. 

"Kita ingin kepastian dan jaminan agar cepat keluar dari keadaan ini. Tentunya vaksinasi ini menjadi andalan kita. Jika masyarakat sudah divaksin, tentu akan mempercepat proses pemulihan ekonomi," ujar Sarman dalam keterangan tertulis, Rabu (14/7). 

Di sisi lain, Sarman menyayangkan program vaksinasi berbayar justru disalahartikan. Padahal menurutnya, tujuan opsi ini adalah memberi jangkauan kepada masyarakat yang mampu, pengusaha dengan tenaga kerja sedikit, dan orang asing yang tidak bisa mendapat akses vaksin gratis.

Vaksinasi berbayar pun dijamin tidak akan mengganggu program vaksinasi gratis yang sudah dicanangkan pemerintah. 

"Jika ada kelompok masyarakat yang ingin divaksin segera dan memiliki kemampuan untuk membayar, dan pemerintah menyediakan akses itu, sah-sah saja. Program ini kan tidak ada pemaksaan atau kewajiban ini hanya salah
satu opsi atau pilihan bagi mereka yang memiliki kemampuan," ungkap Sarman.

Sarman menuliskan, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengeluarkan regulasi/aturannya hingga harga vaksin tersebut. 

Sebanyak 50 juta masyarakat kelas menengah berpotensi menjadi peserta vaksin gotong royong mandiri ini. 

"Semua sudah jelas, tidak ada yang perlu diperdebatkan. Jika ini sudah berjalan efektif bersamaan dengan vaksin gratis, maka target vaksin 2 juta per hari pada bulan Agustus akan dapat tercapai. Tentu ini akan semakin mempercepat kita keluar dari krisis Covid-19," pungkas Sarman.

Komentar