Anggaran Sumur Resapan Terancam Dihapus, Wakil Anies Merespons Begini
ASKARA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria merespons rencana Komisi D DPRD DKI mengurangi hingga menghapus anggaran pembuatan sumur resapan.
"Prinsipnya pemprov menyusun anggaran, menyusun program itu sesuai kebutuhan yang ada untuk kebaikan kota dan warga Jakarta," ujar Riza di Balai Kota DKI, Rabu (17/11).
Riza mempersilakan para anggota dewan untuk menentukan program-program mana yang telah disepakati anggarannya. Kata Riza, hal itu seharusnya dilakukan melalui pembahasan dengan dinas-dinas terkait.
"Tentu kami persilakan teman-teman dari dinas terkait bersama dengan DPRD untuk membahas lebih lanjut dan lebih detail lagi," katanya.
"Untuk memastikan program mana yang disepakati dan disetujui, harapan kami penting segera dibahas dan kami putuskan rancangan APBD disampaikan," tambah Riza.
Diketahui sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah memberikan pendapat agar anggaran untuk sumur resapan di tahun berikutnya dihapus. Ia menyebut, hal tersebut karena dinilai banyak menimbulkan polemik dan tak efektif.
Pemprov DKI menyiapkan anggaran sebesar Rp 411,43 miliar dari APBD DKI Jakarta 2021 untuk proyek sumur resapan dengan target 150.000 titik.
"Anggaran untuk sumur resapan 2022 terakhir masih ada 120 miliar, berkurang jauh dibandingkan 2021 kan 400 sekian miliar. Mau dikurangi atau dihapus saya setuju saja," kata Ida, Selasa kemarin (16/11).

Komentar