PDIP Isyaratkan Hapus Anggaran Formula E dalam Pembahasan APBD DKI Jakarta
ASKARA - Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta mengisyaratkan akan mencoret anggaran Formula E dalam pembahasan APBD jika ditemukan dalam pembahasan perubahan anggaran (APBD) 2021 serta 2022 mendatang.
Namun demikian, Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono mengatakan, hal itu belum menjadi sikap resmi partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Sinyal belum resmi sikap fraksi, tapi itu sinyal alokasi untuk (anggaran) Formula E diperintahkan untuk dicoret. Diperintahkan seperti itu ini sinyal kuat, sinyal kuat yang tentunya ada sinyal seperti itu di paripurna interpelasi," ungkap Gembong, Rabu (29/9).
Dikatakan Gembong, pencoretan anggaran ajang mobil balap listrik bertaraf internasional tersebut nantinya akan dilakukan pada lima komisi yang ada di DPRD, kecuali Komisi C yang tidak memuat anggaran terkait penyelenggaraan Formula E.
"Jadi Pembiayaan Formula E itu tidak hanya kita lihat di Dispora dan PMD Jakpro. Karena di luar itu semua komisi dimasukkan. Komisi A misalkan, ada Satpol PP, Damkar di situ banyak. Tugas kita adalah menyisir itu ke depan agar tidak dilekatkan kegiatan atau biaya penyelenggaraan Formula E," jelasnya.
Diketahui, rencana untuk melakukan pencoretan ini pertama kali dilontarkan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Manuara Siahaan. Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna interpelasi, Selasa kemarin (28/9).
Manuara menyarankan agar anggaran terkait Formula E di masing-masing komisi dicoret apabila kajian Formula E belum diterima DPRD DKI.
"Apabila perbaikan kajian itu belum kita verifikasi dan belum kita terima sebaik-baiknya dan tidak menunjukkan kelayakan secara ekonomi, finasial dan secara teknis dan lingkungan, saya mengharapkan supaya dalam rapat-rapat pembahasan APBD nanti semua anggaran yang dialokasikan untuk Formula E kita coret saja," ungkap Manuara.

Komentar