Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:39
COMMUNITY

Gentra Lestari Budaya Gelar Webinar Bertema Budaya Sebagai Benteng Pertahanan Negara

Gentra Lestari Budaya Gelar Webinar Bertema Budaya Sebagai Benteng Pertahanan Negara
Budaya Sebagai Benteng Pertahanan Negara

ASKARA - Gentra Lestari Budaya (GLB) adalah komunitas Budaya  yang di dalamnya  berkumpul dari berbagai profesi/lintas profesi,diantara nya artis-artis film, pegiat seni dan budaya, musisi, pejabat, Raja/Sultan Nusantara, tokoh Adat, dll.

Ketum GLB, Ratu Ratna Dewi Kartika mengatakan, bahwa GLB juga merupakan wadah bagi para seniman tari-musik-seni budaya tradisional Indonesia lainnya.

GLB membuat berbagai kegiatan dengan harapan mampu memupuk semangat generasi muda agar dapat berkarya dan berkreatifitas dengan rasa bangga melakoni hidup sebagai anak bangsa, di situasi apapun.

“Sebagai contoh, disaat masa pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia ini, tidak henti-hentinya kami membuat program kegiatan agar putra putri Indonesia yang memiliki potensi msh dapat berkarya dan berkreatifitas,” ujar Bunda Ratu sapaan akrabnya, Minggu (15/8).

Maka, lanjutnya, dengan menebarkan semangat agar generasi muda kian tebal rasa cinta nya terhadap NKRI. GLB akan menggelar Webinar yang dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2021. “Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda dengan mengetengahkan para nara sumber  yang sudah pakar di bidangnya dan ternama di Indonesia,” sebut Penanggung jawab acara ini.

Dengan tema "Budaya sebagai Benteng Pertahanan Negara" yang akan diliput secara langsung oleh Antara Digital Media, Wabinar ini menghadirkan nara sumber antara lain, Dekan FIB UI, Dr. Adrianus Waworuntu S.S,  Msi; Dosen  Psikologi Sosial dan Lintas Budaya F. Psi. UI dan Pendiri GLB, Dra. Niniek L. Karim; Ketua Dewan pengawas GLB, Mayjen TNI Hendardji Soepandji ; Sultan Banten/ Dewan pengawas GLB, RTB.Bambang Wisanggeni,MBA dan Rudi S Kamri /Tokoh budaya (bela negara).

Sedangkan untuk moderator yaitu, Ingrid Widjanarko (Dewan pakar GLB) dan Didin Bagito (Dewan Pembina GLB). Dengan host Pra Budidharma (Dewan Pakar GLB).

Komentar