Senin, 14 Juni 2021 | 11:55
LIFESTYLE

Waspada, 5 Aplikasi di Smartphone Ini Bisa Bocorkan Data Pribadi Anda

Waspada, 5 Aplikasi di Smartphone Ini Bisa Bocorkan Data Pribadi Anda
Ilustrasi aplikasi android (Dok Pixabay)

ASKARA - Kebocoran data pribadi penduduk Indonesia belakangan menjadi perhatian banyak pihak. 

Di smartphone juga banyak ditemukan aplikasi yang dapat membocorkan data pribadi penggunanya. Hal itu diungkapkan tim keamanan siber Check Point Research. Aplikasi tersebut bahkan populer dan banyak diunduh. 

Disebutkan, laporan itu menyoroti beberapa kelemahan keamanan yang memengaruhi 23 aplikasi berbeda yang tersedia di Google Play Store. 

Dikutip dari Lifehacker, Selasa (24/5), tim siber itu juga menyebut, masing-masing aplikasi itu sudah diunduh sebanyak 50 ribu hingga 10 juta kali.

Sebagian besar aplikasi tersebut dilaporkan telah mengumpulkan dan menyimpan informasi pengguna, data pengembang, sumber daya internal perusahaan menggunakan database hingga layanan penyimpanan cloud tidak aman untuk aplikasinya. 

Tim keamanan tersebut juga menemukan database cloud tidak aman dari 13 aplikasi. Dia menyebut pihak ketiga yang tidak dikenal itu bisa mengakses cloud tersebut. 

Dia juga menemukan satu atau lebih dari kekurangan ini di 23 aplikasi tersebut. Dan 13 di antaranya memiliki database real-time yang dapat diakses secara terbuka.

Namun, laporan tersebut hanya menyebut lima dari aplikasi ini yang mengalami masalah. Berikut nama aplikasi Android. 

1. Astro Guru 

Aplikasi horoskop sudah diunduh lebih dari 10 juta. Aplikasi itu menyimpan nama lengkap setiap pengguna, tanggal lahir, jenis kelamin, lokasi GPS, alamat email, dan informasi pembayaran.

2. iFax 

Aplikasi faks seluler menyimpan semua dokumen yang dikirim oleh 500.000 lebih penggunanya dalam database cloud. Aplikasi itu bisa diakses dengan kunci penyimpanan cloud yang disematkan dalam aplikasi.

3. Logo Maker 

Aplikasi desain grafis lebih dari 170 ribu unduhan. Check Point menemukan bahwa semua nama lengkap pengguna, ID akun, email, dan sandi dapat diakses. 

4. Screen Recorder 

Aplikasi itu memiliki lebih dari 10 juta unduhan. Laporan tersebut mengungkapkan pengembang menyimpan kata sandi di layanan cloud yang sama dengan menyimpan rekaman sehingga rentan dicuri pelaku kejahatan. 

5. T’Leva 

Aplikasi panggilan taksi dari Angola sudah diunduh lebih dari 50.000. Aplikasi itu meninggalkan riwayat teks antara pengemudi dan pengendara, data lokasi, nama lengkap, dan nomor telepon dapat diakses. (jpnn)

Komentar