Kamis, 04 Juni 2026 | 08:28
NEWS

Kapolri Dorong Fitur 'Tombol Lapor Polisi' di Aplikasi Transportasi Online

Kapolri Dorong Fitur 'Tombol Lapor Polisi' di Aplikasi Transportasi Online
Fitur Tombol Lapor Polisi(Dok PMJ)

ASKARA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengusulkan agar aplikasi transportasi online memiliki fitur “Tombol Aman” atau “Lapor Polisi” yang langsung terhubung dengan kepolisian. Inovasi ini diharapkan memperkuat sistem keamanan publik dengan melibatkan mitra pengemudi dan aplikator transportasi online sebagai mitra strategis kepolisian.

Menurut Azas Tigor Nainggolan, Analis Kebijakan Transportasi sekaligus Wakil Ketua FAKTA Indonesia, gagasan tersebut sangat rasional dan penting untuk segera diwujudkan. “Transportasi online sudah menjangkau seluruh Indonesia, dengan lebih dari tujuh juta mitra pengemudi yang aktif 24 jam. Mereka bisa menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan di lapangan,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (22/10).

Azas menjelaskan, selama ini tombol aman di aplikasi transportasi online hanya terhubung secara internal dengan sistem aplikator untuk merespons cepat insiden yang dialami pengguna atau pengemudi. Namun, ia menilai fitur tersebut bisa dikembangkan agar terkoneksi langsung dengan kepolisian, sehingga laporan kejahatan dapat segera ditangani oleh aparat.

“Tombol Aman bisa dikembangkan menjadi Tombol Lapor Polisi. Dengan begitu, pengguna atau pengemudi dapat melaporkan situasi tidak aman di sekitarnya secara langsung ke polisi. Ini juga mendukung sistem pengamanan kota dan masyarakat secara menyeluruh,” jelas Azas.

Ia menambahkan, sejumlah aplikator sebenarnya sudah membuka peluang kerja sama serupa, namun masih menghadapi kendala dalam hal kecepatan respon dari pihak kepolisian. Karena itu, ia berharap Kapolri dapat membangun sistem penanganan laporan yang efektif agar sinergi ini berjalan baik.

“Kalau sistemnya dibangun dengan respon cepat dan baik, masyarakat akan semakin percaya dan mau berpartisipasi menjaga keamanan. Ini bukan hanya soal keamanan pengguna, tapi juga mendukung bisnis transportasi online yang lebih aman, nyaman, dan diakui secara hukum,” tegas Azas Tigor Nainggolan.

 

 

Komentar