Senin, 14 Juni 2021 | 11:53
NEWS

FSPPB Tetap Akan Hadir Menjaga Kedaulatan Energi Nasional

FSPPB Tetap Akan Hadir Menjaga Kedaulatan Energi Nasional
Ist

ASKARA - Bertepatan dengan hari Buruh Internasional 2021 (May Day), Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menghelat acara pengukuhan sekaligus pengenalan kepengurusan baru periode 2021-2024 kepada stakeholders FSPPB di Hotel Harris Vertu. Jakarta Pusat, Sabtu (1/5).

Presiden FSPPB 2021-2024, Arie Gumilar mengatakan, ini momentum yang luar biasa baik. Di mana 1 Mei ini merupakan hari peringatan Buruh Internasional. 

"Memanfaatkan momentum ini juga mudah-mudahan pengurus yang ditetapkan pada hari ini juga memiliki semangat perjuangan yang sama dengan buruh-buruh internasional," tegasnya.

Dikatakan Arie, dala acara pengenalan kepengurusan turut diundang para stakeholders dari internal dan eksternal perusahaan. Namun tidak semua bisa diundang karena masih dalam masa pandemi covid 19 dan mengikuti aturan ketat protokol kesehatan.

"Kita mengundang para stakeholders yang selama ini sama-sama berjuang, untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan dan juga dalam mewujudkan kedaulatan energi. Harapan kita ke depan mudah-mudahan kita diberikan kekuatan dan kekompakan di kepengurusan, solid dengan jiwa korsa berjuang bersama-sama. Karena saya yakin bahwa perjuangan ke depan akan lebih berat lagi dari sebelumnya," katanya.

Arie menyebutkan Pertamina tidak akan terganggu dengan hadirnya Energy Baru Terbarukan. 

"Kita tidak bicara soal minyak dan gas saja. Sebab Pertamina sejak 2009 sudah mempersiapkan diri jadi perusahaan energi. Dimana yang namanya energi itu harus berdaulat. Karena salah satu kedaulatan yang menopang kokoh tidaknya suatu negara selain kedaulatan pangan dan ekonomi itu adalah juga kedaulatan energi," ujarnya.

Ditambahkan, Energi tidak akan pernah habis dan akan selalu dibutuhkan manusia sampai hari kiamat nanti hanya bentuknya yang bertransformasi. 

"Dulu sebelum kita mengenal minyak bumi, kita menggunakan kayu bakar. Setelah ada minyak bumi barulah bergeser. Minyak bumi pada akhirnya akan habis karena energi yang tidak bisa terbarukan. Kemungkinan akan bergeser ke energi baru terbarukan," tambahnya.

"EBT sangat banyak jenisnya di Indonesia, yang salah satunya paling banyak potensinya adalah panas bumi dan energi laut. Ini mungkin yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Apalagi Indonesia berada di garis khatulistiwa. Dimana bioenergi pun bisa tumbuh subur di negeri ini. Artinya bahwa ke depan bisa saja Pertamina bertransformasi menjadi perusahaan energi baru terbarukan," lanjutnya.

Namun, kata Arie, yang paling penting adalah selalu memperjuangkan bagaimana penguasaan energi itu. 

"Yang jelas yang selalu kita perjuangkan bagaimana penguasaan energi itu tetap selalu dikuasai oleh negara sesuai amanat UUD 1945 Pasal 33 ayat 2," pungkasnya.

Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa yang kembali dipercaya sebagai Kepala Bidang Media FSPPB berharap agar seluruh rakyat Indonesia bisa mendoakan kepengurusan yang baru terpilih ini agar selalu amanah dalam menjalankan tugas-tugas. 

"Semoga ketiga pilar penopang Pertamina yaitu Direksi, Dekom dan FSPPB bisa saling membahu untuk bisa mencapai tujuan besar bersama dan membawa Pertamina semakin jaya," harapnya.

Sementara di lokasi yang sama Tajudin Noor sebagai SVP Human Capital Development PT Pertamina mengharapkan dengan kepengurusan FSPPB periode 2021 -2024 ke depannya sebagai mitra strategis. 

"Kita siap dari perusahaan untuk bersinergi untuk memajukan perusahaan khususnya dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan," katanya.

Menurut Tajudin, sinergitas antara serikat pekerja dengan perusahaan itu merupakan bagian yang sangat penting dari hubungan industrial. 

"Karena bagaimanapun ini adalah organisasi yang menjadi tumpuan semua pekerja kita dan diakui oleh negara, kebebasan berserikat," katanya.

Tajudin juga percaya FSPPB di bawah kepemimpinan Arie Gumilar akan komitmen memajukan perusahaan. 

"Saya percaya Pak Arie orangnya wise dan sangat komit untuk memajukan perusahaan, karena dia tahu bahwa yang paling penting perusahaan. Karena dengan majunya perusahaan secara otomatis akan membawa kebaikan untuk pekerja," pungkas Tajudin. 

Dalam acara tersebut juga hadir beberapa pengamat dan mahasiswa. Mereka pada kesempatan tersebut juga menyampaikan harapan terhadap kepengurusan FSPPB periode 2021-2024.

Robi Juandry SekJend DEM (Dewan Energi Mahasiswa) Seluruh Indonesia berharap hadirnya FSPPB dengan kepengurusannya yang baru akan kembali menjadi garda terdepan dalam membawa perjuangan di sektor energi menuju Indonesia yang lebih baik. 

"Semoga Presiden dan segenap kepengurusan yang baru terbentuk dapat selalu diberikan kekuatan dalam menghadapi tantangan perjuangan yang ada," katanya.

Sedangkan Sarman Pengamat Sepakbola Caketum PSSI 2019-2023 juga menaruh harapan pada kepengurusan FSPPB yang baru. 

"Harapan saya, Bapak Arie Gumilar dan seluruh kepengurusannya yang baru ini bisa membuktikan dan bila perlu menangkap para Koruptor yang selama ini membuat citra Pertamina di mata masyarakat Indonesia menjadi begitu buruk. Sehingga ke depannya kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Pertamina menjadi semakin membaik," lontarnya.

Kemudian Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori mengucapkan selamat kepada Arie Gumilar yang telah terpilih untuk kedua kalinya. 

"Semoga dapat mengemban amanah sebaik-baiknya. Terpilihnya Pak Arie Gumilar dapat diartikan bahwa kepemimpinannya di periode yang pertama dapat diterima dan memenuhi ekspektasi teman-teman Pekerja, sehingga dipandang layak mengemban tugas di periode kedua," imbuhnya. 

Lebih lanjut dia menyebutkan, "Saya berharap kehadiran SP di Pertamina dapat menjadi roda penggerak dan kemudian dapat mendukung pelaksanaan visi dan misi Pertamina. Karena Kita semua tahu bahwasanya FSPPB jelas tujuannya untuk mempersatukan seluruh Pekerja. Saya berharap di periode 2021 – 2024 Pak Arie Gumilar dapat menjalankannya secara Hubungan Industrial Pancasila, kita tahu bahwa Pasal 33 UUD 1945 pasal 1 nya menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan, Jadi kalau ada permasalahan yang berhubungan dengan masalah Hubungan Industrial, selayaknya FSPPB dan Direksi dapat menyelesaikannya secara kekeluargaan."

"Sesuai tujuannya FSPPB selain meningkatkan kesejahteraan anggotanya, juga memberikan kontribusi yang positif bagi kinerja perusahaan. Kemudian juga dapat membina hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar wilayah-wilayah operasi Pertamina maupun dengan komponen masyarakat yang lain. Tentunya harmonisasi ini penting dijaga guna menciptakan suasana kondusif sehingga kinerja perusahaan pun semakin baik dan tentu Mas Ari terpilih karena memiliki prestasi di periode2 sebelumnya. Mudah2an prestasinya semakin meningkat dan bermanfaat bagi perusahaan dan kosntituennya," demikian harapan Yusri Usman – Dir Eks CERI (Center of Energy and Resources Indonesia).

Kepengurusan FSPPB periode 2021 -2024 juga mendapat tanggapan dari Ucok Sky Khadafie, Dir Eks CBA (Center for Budget Analysis), "Saya berharap dalam kepengurusan FSPPB periode 2021 - 2024 ini bisa menjembatani antara Pekerja dan manajemen sehingga tidak terjadi konflik. FSPPB juga harus bisa memfasilitasi kritik-kritik yang diberikan oleh para pemerhati kepada manajemen demi tujuan kebaikan Pertamina. Jadi tantangan FSPPB sangat berat ke depannya."

 

Komentar