Joe Biden Presiden Tidak Punya Kharisma Namun Sukses
Sekali-sekali Mang Ucup ingin menulis tentang Politik. Joe Biden adalah seorang presiden yang sudah kadaluarsa alias tuir, usianya sama seperti Mang Ucup 78 th, sehingga orang sudah menkhawatirkan apakah ia bisa bertahan hidup terus selama masa jabatannya. Maklum ia adalah President tertua dalam sejarah Amerika. Ia bukannya keturunan konglomerat seperti Trump; ayahnya hanya seorang penjual mobil bekas. Ia cacad fisik karena gagap jadi sebenarnya tidak cocok terjun dalam dunia politik.
Namun ia berhasil mengatasi kekurangannya ini dengan cara membaca puisi di hadapan cermin. Ia mengalami tempaan hidup yang berat dimana istri maupun putri pertamanya meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Sedangkan salah satu puteranya, Beau, meninggal karena tumor otak.
Ia terpilih jadi presiden hanya sebagai pelengkap penderita saja, karena Partai Demokrat tidak memiliki calon lainnya. Ia menang hanya dengan kelebihan satu suara saja. Dari segi penampilan pun ia bertolak belakang dari Trump yang penuh dengan kharisma, sehingga ia diejek dengan nama Sleepy Joe (Joe Pengantuk) karena usianya ia juga diejek dengan nama “Uncle Joe”.
Namun seperti juga pepatah jangan menilai orang hanya dari segi penampilannya saja (Dont judge the book by its cover). Pada tanggal 20 April mendatang ini Biden akan memasuki masa 100 hari pemerintahannya. Walaupun demikian Biden telah dinobatkan sebagai Presiden terbaik daripada para presiden Amerika sebelumnya, bahkan keberhasilannya telah disamakan seperti Franklin Delano Roosevelt yang lebih akrab dengan panggilan FDR.
FDR adalah satu-satunya presiden Amerika yang terpilih selama empat kali berturut-turut karena prestasinya memulihkan Amerika dari depresi terberat. FDR juga telah berhasil mengalahkan Hitler maupun Jepang. FDR yang mengawali adanya hak miminum upah maupun jaminan pensiun di hari tua.
Biden menerima warisan Amerika dalam keadaan terpuruk dimana daya beli menurun 13%, namun disisi lain orang kaya di Amerika menjadi semakin kaya. Oleh sebab itu Biden telah menaikan Pajak orang kaya yang memiliki penghasilan lebih dari $ 400.000,-- (5,2 Miliar Rp.).
Langkah pertama oleh Biden bukannya seperti Trump dengan sombongnya menyatakan To Make Amrerica Great Again. Biden start dengan proyek “American Rescue Plan” dengan dana raksasan sebesar US$ 1,9 milyar yang diawali memberikan stimulus Covid-19 sebesar 20 juta rupiah per orang ($ 1.400) kepada setiap warga yang penghasilannya dibawah 75.000 $ per tahun.
Ia menaikan upan minimum menjadi $ 15,00 per jam Disamping itu memberikan 100 juta vaksin. Disamping itu sudah disediakan dana dua milyar $ lainnya untuk memperbaiki 20.000 miles jalanan dan 10.000 jembatan. Biden merealisasikan janji yang telah diberikan oleh Trump. Janji Biden untuk menempatkan tokoh dan cendekiawan Muslim Amerika dalam berbagai posisi strategis di pemerintahan ternyata langsung dilaksanakan. Ia juga segera mencabut Muslim travel ban.
Dahulu ada pameo “Only Nixon Could Go To China” namun dengan politik dari Biden saat sekarang ini Pameo tersebut pasti akan bisa dipatahkan dan diganti oleh Biden. Dengan keberhasilannya ini telah memotivasikan Biden untuk turut mencalonkan diri lagi pada Pilpres 2024 nanti.
Mang Ucup
Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar