Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:04
NEWS

Ini Penyataan Keuskupan Agung Makassar Terkait Bom di Depan Gereja Katedral

Ini Penyataan Keuskupan Agung Makassar Terkait Bom di Depan Gereja Katedral
Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Makassar RD Fransiskus Nipa (tangkapan layar)

ASKARA - Keuskupan Agung Makassar, Sulawesi Selatan menyampaikan pernyataan terkait peristiwa ledakan yang diduga dari bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu pagi (28/3). 

Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Makassar, RD Fransiskus Nipa menyebutkan, sejumlah umat mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Namun, dia tidak memerinci jumlah korban yang terluka. 

"Sejumlah umat mengalami luka dan sekarang dirawat di rumah sakit," ujar Romo Fransiskus dalam tayangan jumpa pers di channel Komsos Keuskupan Makassar di YouTube, Minggu (28/3).

Romo Fransiskus memastikan, Uskup Agung Makassar dan sejumlah pastor di Katedral Makassar dan keuskupan dalam kondisi baik dan aman.

Menurut Romo Fransiskus, keuskupan memutuskan tidak menggelar misa Minggu Palma hari ini setelah adanya ledakan bom di Gereja Katedral Makassar. 

"Khusus untuk paroki (umat wilayah di sekitar Katedral Makassar, red), misa minggu palem dari siang sampai malam hari ini dibatalkan," tambahnya.

Romo Fransiskus meminta para pastor dan umat Katolik tetap tenang, waspada, dan memercayakan kasus teror bom itu pada aparat keamanan  dan penegak hukum untuk ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku 

"Mari kejadian ini terus kita bawa dalam doa-doa kita. Terima kasih Tuhan berkati," pungkas Romo Fransiskus. 

Komentar