Mutasi Virus Corona Ditemukan di 4 Provinsi, Tidak Lebih Ganas dari Sebelumnya
ASKARA - Varian Inggris Corona B117 kembali ditemukan di 4 provinsi yaitu Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Pasien yang terpapar sudah dinyatakan sembuh dan keluar dari isolasi.
Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadi Tarmizi mengungkapkan para pasien yang terjangkit kasus tersebut mengalami gejala Covid-19 ringan hingga sedang.
"Keempat kasus ini mengalami gejala ringan hingga sedang dan hanya melakukan situasi secara terpusat di tempat-tempat isolasi," kata dr Nadia dalam keterangannya, Selasa (9/3).
Nadia menyebut, salah satu di antaranya ada yang perlu dirawat di rumah sakit namun gejala Covid-19 yang dialami kasus Corona B117 tersebut juga cukup ringan.
"Keempat kasus dengan varian Corona B117, saat ini sudah sembuh dan sudah menjalani pengobatan dan tatalaksana karena pada saat awal PCR mereka dinyatakan positif," ujar Nadia.
Dia juga menegaskan tidak ada bukti kalau varian Corona B117 lebih ganas dibandingkan dengan varian yang mendominasi sebelumnya.
Seperti halnya pada efektivitas soal vaksin Corona berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO).
"Dari penelitian di negara lain varian ini disebut lebih cepat menular, namun tidak lebih mematikan," beber Nadia.
Adapun detail sebaran Corona B117: satu kasus di Palembang, Sumatra Selatan, pada 11 Januari 2021. Satu kasus di Kalimantan Selatan pada 6 Januari 2021. Satu kasus di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 12 Februari dan satu kasus di Medan, Sumatra Utara, pada 28 Januari 2021.
Sebelumnya, kasus terkonfirmasi B117 pertama ditemukan pada dua warga Karawang yang merupakan pekerja migran dari Saudi Arabia.
Keduanya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada akhir Januari 2021. Dua warga Kabupaten Karawang berinisial M dan A itu terdeteksi terpapar mutasi virus corona B117.
M lebih dahulu tiba menggunakan pesawat Qatar Airways di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Januari. Sementara A yang menaiki pesawat Garuda Indonesia mendarat 31 Januari 2021.

Komentar