Minggu, 07 Juni 2026 | 12:37
NEWS

Ustaz Yahya Waloni Sarankan Jokowi Ajak Masyarakat Lepas Masker dan Tak Percaya WHO

Ustaz Yahya Waloni Sarankan Jokowi Ajak Masyarakat Lepas Masker dan Tak Percaya WHO
Ustaz Yahya Waloni (Dok beritahuta.com)

ASKARA - Pernyataan kontroversial kembali diungkapkan Ustaz Yahya Waloni dalam ceramahnya.

Dalam ceramahnya yang diunggah di kanal YouTube Hadist TV, Ustaz Yahya Waloni mengaku tak percaya dengan namanya Covid-19.

Dia menegaskan tak akan pernah mau memakai masker dan divaksin. Sebab ia merasa sehat walafiat dan yakin tak akan terpapar Covid-19. 

Kepada Presiden Joko Widodo, Ustaz Yahya Waloni meminta agar masyarakat tidak memakai masker.

Dia mengajak Jokowi lebih percaya kepada Allah SWT, bukan kepada fenomena yang terjadi di dunia saat ini.

"Kalau saya boleh saran ke Pak Jokowi dan Pak Maruf, Pak Jokowi, Pak Maruf, bagaimana kalau kita sepakat bangsa ini berhenti lah ribut-ribut, lepas lah masker-masker semua, enggak usah percaya tuh Covad-Covid, percaya sama Allah SWT," ungkapnya, dalam kanal Youtube Hadist TV dikutip Askara, Sabtu (27/2).

Kepada para jemaahnya, sang ustaz bertanya apakah mau melepas masker atau tidak. 

Menurutnya, para jemaah yang mengenakan masker bukan karena takut Covid-19 melainkan takut dianggap melanggar protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Coba saya tanya ke jemaah, mau enggak lepas masker? Antum kan pakai masker ini saya tahu bukan takut penyakit, bukan. Kalau takut penyakit enggak mungkin datang ke sini. Antum pakai masker ini karena antum takut didelik, ditangkap, diproses, kena pasal Covad-Covid,” ujarnya.

Menurut sang Ustaz, kunci sehat hidupnya adalah karena rajin berolahraga sehingga dirinya terbebas dari Covid-19. Salah satu rutinitas olahraga yang dilakukannya adalah push up sebelum mandi.

“Sampai mati saya enggak akan mau divaksin. Sebelum mandi saya push up, bagaimana enggak sehat. Coba Pak Jokowi mau umumkan, (bilang) ekonomi kita mau tumbuh, jangan percaya WHO, jangan percaya,” tuturnya.

Namun dia menegaskan, ungkapannya bukan berarti dirinya mengajak agar para jemaah untuk tak pakai masker.

Komentar