Minggu, 14 April 2024 | 15:19
NEWS

Tuten Enak-enak dengan Dua PSK Tapi Bayarnya Pakai Uang Palsu

Tuten Enak-enak dengan Dua PSK Tapi Bayarnya Pakai Uang Palsu
(Sindonews/Ist)

ASKARA - Polisi meringkus Rohmatulloh alias Tuten (24) warga Kampung Ciheulang Tonggoh, Desa Ciheulang, Ciparay, Kabupaten Bandung lantaran membayar jasa dua pekerja seks komersial (PSK) dengan uang palsu.

PSK berinisial SA alias Seli (33) warga Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat dan RA (33) warga Katapang, Kabupaten Bandung yang dibayar dengan uang palsu melapor ke Polsek Regol.

Setelah menerima laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Regol pun menangkap Rohmatulloh. Kini Rohmatulloh meringkuk di sel tahanan Mapolsek Regol, Kota Bandung.

Kasus ini berawal saat Rohmatulloh menggunakan aplikasi Michat untuk mencari teman kencan sesaat. Akhirnya, tersangka menemukan PSK dan janji bertemu di sebuah hotel di kawasan Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Pungkur, Regol, Kota Bandung.

"Setelah kencan tersangka membayar jasa Rp 400 ribu ke perempuan yang diajak kencan. Belakangan si perempuan sadar uang yang dia terima itu palsu," kata Kepala Polsek Regol Kompol Aulia Djabar di kantornya, Selasa (16/2).

Barang bukti uang palsu ditunjukan berupa pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 yang disita dari tersangka Rohmatulloh. 

"Kita bisa lihat dan rasakan uang palsu ini saat diraba licin, kualitas cetakan juga cepat memudar," ujar Kompol Aulia Djabar.

Kompol Aulia Djabar menuturkan, peristiwa itu terjadi pada 31 Januari lalu. 

"Barang bukti yang diamankan sebanyak 68 lembar pecahan uang palsu Rp 50 ribu dan enam lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Totalnya mencapai Rp 4 juta," tuturnya.

Untuk mengembangkan kasus ini, penyidik masih mendalami keterangan tersangka terkait asal uang palsu tersebut. 

"Tersangka dijerat pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Yang dan atau pasal 245 KUH Pidana," jelas Kompol Aulia Djabar.

Seperti diberitakan Sindonews, tersangka Rohmatulloh berkilah tidak mengetahui uang yang dia gunakan untuk membayar jasa dua PSK ternyata palsu. 

"Ada yang bayar utang ke saya tapi saya nggak tahu uangnya palsu, baru tahu di sini. Saya janjian sama cewek di hotel, uangnya buat bayar," jelasnya.

Komentar