Tawarkan Nikah Usia Anak, KPAI Laporkan Aisha Weddings ke Polisi
ASKARA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bergerak cepat merespons informasi penyedia jasa pernikahan Aisha Weddings yang mempromosikan nikah usia muda. Kini biro jodoh itu telah dilaporkan ke polisi.
Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra meminta Aisha Weddings dapat bertanggung jawab atas informasi yang disampaikan dalam situs promosinya, terutama perihal nikah usia muda.
"Kasus aishaweddings.com kita sudah laporkan ke Unit PPA mabes Polri untuk melakukan langkah-langkah hukum dugaan tindak pidana oleh event organizer ini. Agar informasi disampaikan bisa diminta pertanggungjawaban," kata Jasra Putra saat dikonfirmasi, Rabu (10/2).
Mengingat, negara tengah berupaya keras mencegah pernikahan anak. Bahkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan menyatakan bahwa syarat usia menikah bagi pasangan minimal 19 tahun. Sementara dalam UU Perlindungan Anak juga menegaskan tanggung jawab orang tua dalam mencegah terjadinya pernikahan usia anak. Maka pernikahan usia anak harus segera dihentikan.
"Praktik perkawinan usia anak ini harus disudahi dan semua pihak harus melakukan gerakan massif, seperti halnya gerakan negara perang melawan Covid-19," kata Jasra Putra.
KPAI mengampanyekan Gerakan Stop Perkawinan Usia Anak yang melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pendidik serta keluarga untuk melakukan sosialisasi, pencegahan dan meningkatkan peran pengasuhan orang tua agar dapat mengasuh di era pandemi.
"#Stopperkawinanusiaanak demi kepentingan terbaik anak. Sehingga visi pemerintah Indonesia dalam mewujudkan generasi emas yang unggul di tahun 2045 menjadi bisa terwujud secara baik," tandas Jasra Putra.
Jasa pernikahan itu mendadak viral setelah salah satu pengguna Twitter @SwetaKartika mengunggah tangkapan layar berupa penjelasan yang dimuat di website Aisha Weddings.
Dia menyebut, Aisha Weddings sebagai biro jodoh yang disamarkan lewat WO. Tapi, fokusnya mencarikan pasangan hidup untuk wanita yang katagori usianya masih anak-anak.
"Ada Mak Comblang digital yang meng-encourage pernikahan anak-anak yeuh. Dis is 'n outrage. Edan... aishaweddings.com/keyakinan/," tulis @SwetaKartika, Rabu (10/2).
Pengguna Twitter itu juga mengunggah foto-foto yang memperlihatkan spanduk dan flyer mengatasnamakan Aisha Weddings. Dia semakin percaya WO ini benar adanya.
"Kirain oknum iseng, TERNYATA BUKAN CUY! Aisha Wedding ternyata beneran XD Ngarang ini mah... facebook.com/aishaweddings/," tulis @SwetaKartika.
Website Aisha Weddings sendiri menawarkan pernikahan siri secara terang-terangan.
"Aisha Weddings percaya akan pentingnya Nikah Siri untuk pasangan yang ingin datang bersama untuk memulai keluarga dengan berkah Allah SWT. Di atas segalanya, kami dengan ketat mengikuti dan mematuhi ajaran Al-Quran sebagai kata suci Allah SWT," tulis Aisha Weddings.

Komentar