Rabu, 17 Juni 2026 | 16:37
NEWS

Kedatangan Vaksin Sinovac Dipercepat

Kedatangan Vaksin Sinovac Dipercepat
Ilustrasi. (Antara/Reuters)

ASKARA - Pemerintah menjadwalkan kedatangan Vaksin Sinovac dari Tiongkok lebih cepat dari target sebelumnya. 

Seluruh kerja sama pengadaan yakni 140 juta dosis vaksin yang awalnya dijadwalkan rampung November 2021 dipercepat realisasinya menjadi Juli 2021. 

"Pengirimannya dilakukan secara bertahap hingga Juli 2021 yang sebelumnya November 2021. Ini ada percepatan, maju Juli 2021," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 PT Bio Farma Bambang Heriyanto melalui konferensi pers virtual, Selasa (2/1). 

Pada hari ini, pemerintah sudah menerima gelombang kedua vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak 11 juta dosis vaksin. Sebelumnya pada gelombang pertama, Indonesia telah menerima 15 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac. Sejauh ini, 15 juta dosis vaksin Covid-19 yang tiba pada gelombang pertama ditargetkan selesai produksi pada 11 Februari. 

Sedangkan untuk kedatangan vaksin hari ini, ditargetkan selesai produksi 20 Maret 2021. 

"Semua bulk (bahan baku) ini setelah diolah menjadi produk. Jadi terlebih dahulu harus melalui serangkaian uji mutu, Quality control yang ketat yang dilakukan oleh lab Bio Farma maupun BPOM untuk memastikan bahwa vaksin yang kami hasilkan memenuhi standar kualitas dan standar mutu yang ditetapkan," jelas Bambang.

Vaksin nantinya akan dialokasikan untuk tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik, termasuk TNI-Polri. 

Bambang menggaransi proses pendistribusian vaksin Covid-19 mengutamakan dalam menjaga kualitasnya. Bio Farma menggunakan Sistem Manajemen Distribusi Vaksin atau SMDV yang terintegrasi dengan dashboard Internet of Things. 

Komentar