Senin, 08 Juni 2026 | 23:31
NEWS

Bersyukur, Jokowi Sebut Indonesia Mampu Kendalikan Krisis Akibat Pandemi

Bersyukur, Jokowi Sebut Indonesia Mampu Kendalikan Krisis Akibat Pandemi
Presiden Jokowi. (Setpres)

ASKARA - Pemerintah mengklaim bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil mengendalikan krisis akibat pandemi Covid-19.

Presiden Joko Widodo mengatakan, ada dua krisis yang ditimbulkan pandemi yaitu kesehatan dan ekonomi. Dua krisis itu dianggap mampu ditangani Indonesia.

"Kita bersyukur, Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis tersebut dengan baik," kata Presiden Jokowi dalam pidatonya secara virtual pada pembukaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (25/1).

Kendati demikian, Presiden Jokowi mengakui bahwa permasalahan menghadapi pandemi virus corona belum selesai. Mengingat penularan Covid-19 masih terjadi di masyarakat. 

Presiden Jokowi tetap meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Serta dibarengi agar pemerintah berupaya menangani krisis kesehatan.

Maka itu, salah satu jalan yang akan ditempuh adalah vaksinasi. Presiden Jokowi memastikan pemerintah bersiap menyuntik vaksin secara massal secara bertahap. 

"Kita sudah memesan 426 juta dosis vaksin dari empat perusahaan dan negara yang berbeda. Kita telah menyiapkan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas dan tiga ribu rumah sakit yang akan mendukung vaksinasi kepada kurang lebih 181,5 juta rakyat Indonesia," paparnya. 

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memperbaharui kasus harian per 25 Januari, di mana terdapat 989.262 kasus positif Covid-19. Sebanyak 162.617 di antaranya merupakan kasus aktif atau masih terpapar Covid-19. Selain itu, ada 27.835 orang yang telah meninggal dunia.

Komentar