Selasa, 21 Juli 2026 | 13:35
NEWS

Arif Budimanta, Eks Staf Khusus Presiden Jokowi Wafat, PP Muhammadiyah Berduka

Arif Budimanta, Eks Staf Khusus Presiden Jokowi Wafat,  PP Muhammadiyah Berduka
)Arif Budimanta eks Stafsus Presiden Jokowi. (dok. Alumniipbpedia)

ASKARA - Kabar duka menyelimuti dunia ekonomi dan politik Indonesia. Arif Budimanta, ekonom sekaligus mantan Staf Khusus Bidang Ekonomi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2025).

Kabar tersebut dibenarkan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Melalui unggahan resmi di akun Instagram @lensamu, PP Muhammadiyah menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Dr. Arif Budimanta, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah,” tulis pernyataan tersebut.

“Semoga almarhum husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, serta ditempatkan di Jannatun Na’im,” lanjutnya.

Arif Budimanta lahir di Medan, 15 Maret 1968. Ia dikenal luas sebagai ekonom Indonesia dengan rekam jejak akademik dan karier yang panjang. Arif menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Ilmu Tanah (1990), melanjutkan S2 Ekonomi Sumber Daya Alam di Universitas Indonesia (1996), hingga meraih gelar doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI pada 2006.

Ia juga memperdalam keilmuan di bidang keuangan melalui studi di University of Chicago dan mengikuti Senior Executive Program di Harvard Business School.

Dalam dunia politik, Arif tercatat sebagai Anggota DPR RI periode 2009–2014 dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR RI. Ia juga pernah menjadi Senior Advisor Menteri Keuangan (2014–2016), Tim Ahli Menko PMK (2014–2019), serta Dewan Direktur Indonesia Eximbank (2015–2020).

Di lingkaran Istana, Arif dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Presiden Jokowi pada periode 2016–2019.

Selain itu, Arif juga aktif dalam berbagai organisasi, antara lain Direktur Eksekutif Megawati Institute, Wakil Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (2007–2012), Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah, hingga Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Hingga akhir hayatnya, Arif Budimanta masih mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah.

Komentar