Doni Munardo: Pengetahuan Ini Belum Banyak Dimiliki Masyarakat
ASKARA - Bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, diharapkan tidak kembali terulang. Upaya pencegahan dapat dilakukan pada kawasan kemiringan.
Untuk itu, Kepala BNPB Doni Monardo mengajak masyarakat menanam pohon di kawasan dengan kemiringan. Apabila sayuran yang ditanam pada lahan dengan kemiringan, bisa memicu kondisi tanah tidak kuat menahan erusi.
Curah hujan tinggi menyebabkan tanah mudah longsor. Lantaran itu, Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menekankan menanam pohon di kemiringan.
“Menanam pohon di kemiringan adalah kewajiban. Karena kalau bukan pohon tetapi sayuran, tanah itu tidak kuat menahan erosi. Curah hujan tinggi akan mudah longsor,” kata Doni di Desa Cihanjuang, Sumedang, Senin (11/1).
Dikatakan, kontur atau morfologi tanah di Jawa Barat berupa kemiringan terjal, jadi jangan menebang pohon. Fungsi pohon sangat baik dalam mencegah bencana tanah longsor.
“Apabila pohon ditebang, 2-3 tahun kemudian akar akan busuk. Akibat akar busuk dan curah hujan tinggi, air akan masuk disela-sela akar yang mengakibatkan tanah menjadi labil," tutur Doni.
Akibat tanah labil dengan kemiringan tertentu sehingga dengan mudah longsor.
"Pengetahuan tentang ini belum banyak dimiliki oleh masyarakat kita,” imbuh Doni.
Menurutnya, pilihan jenis tanaman yang mempunyai akar kuat, seperti pohon sukun dan pohon aren, akan membantu kekuatan struktur tanah. BNPB akan membantu penyediaan jenis tanaman yang memiliki akar kuat untuk ditanah di kawasan longsor.
Proses evakuasi korban terus dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas. Data sementara Pusat Pengendalian Operasi BNPB pada Minggu (10/1), pukul 08.22 WIB, korban meninggal sebanyak 19 jiwa.
Korban dari peristiwa longsor utama yang telah berhasil dievakusi sebanyak 8 jiwa, sedangkan korban pada longsor susulan sebanyak 11 jiwa. Selain korban meninggal, 18 warga mengalami luka-luka, dengan rincian luka berat 3 jiwa dan luka ringan 15.
Sementara itu, warga yang dievakuasi sebanyak 150 orang. BPBD Kabupaten Sumedang dengan bantuan dinas sosial dan BPBD Provinsi Jawa Barat mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak.
Tanah longsor ini terjadi wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu sore (9/1), sekitar 16.00 WIB. Namun, longsor susulan kembali terjadi di sekitar lokasi pertama pada pukul 19.30 WIB.

Komentar