Senin, 08 Juni 2026 | 02:55
NEWS

Tolak Jabatan Wakil Mendikbud, Sekum PP Muhamadiyah Ungkap Alasannya

Tolak Jabatan Wakil Mendikbud, Sekum PP Muhamadiyah Ungkap Alasannya
Sekretaris Umum Muhammadiyah, Abdul-Mu'ti (Istimewa)

ASKARA - Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti memilih tidak bergabung mengisi kursi salah satu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mendampingi Nadiem Makarim.

Pernyataan itu disampaikan dalam akun Twitter resminya @Abe_mukti, Rabu (23/12). Keputusan diambil setelah melalui pertimbangan untuk tidak masuk Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan 2019-2024.

"Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri," kata dia, dalam akun Twitternya, Rabu (23/12).

Dia mengaku, sempat dihubungi oleh Mensesneg Pratikno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Meski awalnya dia bersedia bergabung jika diberi amanah.

Namun keputusan itu berubah, setelah mengukur kemampuan dirinya sendiri jika mengemban amanah tersebut. Tentu keputusan ini menjadi pilihan terbaik.

"Saya merasa tidak akan mampu mengemban amanah yang sangat berat itu. Saya bukanlah figur yang tepat untuk amanah tersebut," ucap Abdul.

Sebelumnya, sempat beredar dokumen yang mencantumkan nama Abdul Mu'ti sebagai calon Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan dilantik Presiden Jokowi bersama 5 wakil menteri lainnya pada pagi tadi.

Namun selang beberapa waktu kemudian muncul dokumen baru yang mencantumkan hanya lima Wamen yang akan dilantik Jokowi. Dokumen itu menunjukkan nama Abdul Mu'ti tidak muncul.

Jokowi hanya melantik 5 wakil menteri di Istana Negara sekitar pukul 09.30 WIB, hari ini. Mereka adalah Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono, Wakil Menteri Pertahanan. 

Serta Letjen TNI Muhammad Herindra, Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansyuri, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej dan Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi.

Komentar