Penanaman Lumbung Pangan Baru di Humbahas Ditargetkan Rampung Awal 2021
ASKARA - Penanaman lahan lumbung pangan baru di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) ditargetkan selesai tanam pada Januari 2021.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pengolahan lahan food estate sudah hampir 90 persen lebih, pengolahan sampai membangun bedengan sudah sampai 70 persen.
"Bulan Desember ini insya Allah selesai 100 persen pemasangan mulsa dan penanamannya itu sudah tidak lama. Tinggal butuh menggerakkan lebih banyak orang dan tentu saja sesuai dengan target Januari insya Allah penanaman sudah selesai," jelasnya dalam keterangan pers, Sabtu (19/12).
Menteri Syahrul menuturkan, kawasan lumbung pangan di Humbahas merupakan pengembangan lahan pertanian berbasis hortikultura sebagai komoditi utama. Terdapat tiga komoditi yang akan dikembangkan di food estate Humbahas yaitu kentang, bawang merah dan bawang putih.
"Kita tinggal kita tunggu bagaimana melakukan budidaya dan penjagaan sehingga bisa panen dalam waktu yang sudah direncanakan," tuturnya.
Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan menyatakan, progres pengerjaan lahan food estate sangat signifikan. Dalam empat tahun ke depan, lahan food estate Sumatera Utara akan diperluas sampai 30.000 hektare dan akan dikembangkan penanaman hortikultura.
Tahun 2020 target pembangunan kawasan food estate Humbahas seluas 1000 hektare dengan rincian dari 215 hektare dari APBN Kementerian Pertanian dan 785 hektare dikelola swasta.
"Ini baru pertama di Indonesia ada hamparan 215 hektare yang ditanami kentang, bawang putih dan bawang merah. Dari hasil data yang sudah dilaporkan kepala Balitbang Kementerian Pertanian hasilnya perkembangannya sangat baik," jelas Luhut
Nantinya kawasan pengembangan food estate ini akan menjadi model percontohan bagi daerah lain. Sehingga ke depan kekurangan yang ditemui dalam proses olah lahan, budidaya, panen hingga pasca panen menjadi perbaikan di daerah lain.
"Nah kalau ini terus berjalan, rencana Pak Syahrul Limpo ini baru 215 hektare nanti akan 1000 hektare, total semua 30 ribu hektare jadi ini sebagai model sekarang. Saya rasa kita belajar dari kekurangan-kekurangan di sini untuk perbaiki nanti di tempat lain," jelas Luhut.

Komentar