Senin, 08 Juni 2026 | 21:51
NEWS

Petinggi GMKI Klarifikasi Video Dukung Papua Merdeka, Denny Siregar Singgung FPI

Petinggi GMKI Klarifikasi Video Dukung Papua Merdeka, Denny Siregar Singgung FPI
Kongres GMKI (Tangkapan layar)

ASKARA - Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-37 di Manokwari, Papua, yang digelar pada 23-28 November 2020 lalu menuai sorotan.

Pasalnya, dalam salah satu penggalan video yang beredar di media sosial, terdengar seruan 'Papua Merdeka' dari orang-orang dalam video tersebut.

"Hak penentuan nasib orang papua. Baik, rekan-rekan sekalian, apa yang saya sampaikan ini tidak ada saya tambahi maupun kurangi. Karena ini merupakan aspirasi dari suara teman-teman yang ada di Pansus. Saya menghargai sehingga saya bacakan. Waktu saya kembalikan. Syalom," kata seorang perempuan dalam video. 

"Haleluya. Indonesia Tanah Airku. Tanahku sewa airku beli. Papua! (Angkat tangan, disambut merdeka), Papua! (Angkat tangan, disambut merdeka) Papua! (Angkat tangan, disambut merdeka)" seru seorang laki-laki dalam video tersebut.

Terkait video tersebut, petinggi GMKI angkat bicara. Ketua Umum PP GMKI demisioner, Korneles Galanjinjinay, didampingi panitia kongres dan Ketua Umum PP GMKI terpilih Jefri Gultom, membantah kalau seruan itu berasal dari kesepakatan organisasi.

"Kami ingin mengklarifikasi, yang pertama, terkait dengan video yang beredar, bahwa Kongres GMKI oleh pansus membahas Papua. Bahwa video itu tidak benar. Itu di luar dari materi kongres dan itu bukan kesepakatan kongres," katanya.

"GMKI terus berusaha mendukung NKRI harga mati," tambah Korneles. 

Video tersebut pun membuat pegiat media sosial Denny Siregar berkomentar. Menurutnya, jika memang GMKI mendukung NKRI dan tidak setuju dengan beberapa pengurus yang mendukung Papua merdeka, harusnya petinggi GMKI memecat pengurus tersebut. Jika tidak, kata dia, maka GMKI tak ada bedanya dengan FPI.

"Apakah kalian berani memecat pengurus dan anggota yang mendukung itu ? Tolong jawab GMKI..Kalau tidak berani bertindak, kalian sama saja dgn FPI dgn baju agama beda aja," cuit Denny di Twitter.

Komentar