Miris, Warga di Komplek Ini Tuding Pedagang Keliling Penyebar Virus Corona
ASKARA - Masyarakat diminta selalu mewaspadai penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan memasang imbauan dan pengumuman serta gencar menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Namun, upaya untuk mengantisipasi penularan Covid-19 bukan berarti bisa dilakukan sesuka hati. Apalagi imbauan-imbauan yang diberikan sampai menyinggung perasaan orang lain.
Seperti yang dilakukan salah satu pengurus rukun tetangga (RT) di komplek perumahan Griya Setu Permai 1, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Maksud baik warga mengimbau antisipasi penularan Covid-19 justru menyinggung perasaan orang lain, khususnya pedagang keliling. Sebab, pengumunan yang disampaikan malah menuding pedagang keliling sebagai penyebar virus corona di tengah masyarakat. Apalagi penularan Covid-19 tidak terlihat secara kasat mata.
"Pedagang Keliling Dilarang Menyebarkan VIRUS CORONA. Dari RT.10 GSP1" bunyi pengumunan yang disampaikan pengurus RT.
Pengumunan itu dipasang pada pilar tiang persis di sebelah pintu portal jalan.
Foto pengumunan tersebut diunggah Info Jabodetabek Terkini pada Grup Publik Facebook, Sabtu (28/11).
Ratusan warganet langsung membanjiri kolom komentar. Mereka geram membaca imbauan yang secara serampangan menuding para pedagang keliling sebagai penyebar Covid-19. Menurut mereka, penghuni Griya Setu Permai 1 adalah orang-orang sombong yang membuat fitnah.
"RT nya merendahkan profesi orang," tulis akun Frengky Siagian.
"Emang pedagang keliling penyebar penyakit..yg nulis hebat lu...ky dirinya sendiri waras aja," akun Mamah Aisyah mempertanyakan.
"Hett perumahan kecil aja banyak gaya," tulis Tajiman Nmax Davidson Owner.
"Warga sekampung tewas kena azab karena menyebarkan fitnah," kata Aris Indra Susila.
"Perumahan subsidi itu..yg angsurannya 900rb..ntu jga ngap"an bayarnya.. Lebih banyak penghasilan pedagang keliling gw kira mah.. Miskin so kaya banyak gaya.. cuihhhhh," tulis akun Bubud Budi Mulyono geram dengan ulah penghuni Griya Setu Permai 1.
"Punten ni kata katanya bar bar banget. gw mrasa tersinggung sbagai pedagang keliling.belum tau rasa nya jd pedagang kali yah," tulis akun Jank Nukupunkurtea yang mengaku seorang pedagang keliling.
"Gak ad otak tuh yg nulis....rtnya sama aja adeh..wkwk," akun Galuh Hawk berkomentar.

Komentar