Pilkada Makin Dekat, Ribuan Warga Kota Blitar Belum Punya KTP Elektronik
ASKARA - Pemilihan Kepala Daerah Kota Blitar 2020 tidak lama lagi digelar, namun hingga kini masih banyak warga Kota Blitar belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Blitar, ada 5245 warga yang belum memiliki e-KTP.
Dari jumlah itu, sebanyak 4094 orang belum melakukan perekaman dan 219 orang sudah melakukan perekaman namun belum dicetak e-KTP. Sedangkan 932 warga belum mengambil e-KTP di kantor dinas.
"Usia warga yang belum memiliki e-KTP ini bervariasi. Usia mereka mulai 17 hingga 60 tahun," kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi (PIAK) Dispendukcapil Kota Blitar Sad Wahjuningtyas, Sabtu (24/10).
Dispendukcapil Kota Blitar mengimbau kepada warga yang masuk katagori pemilih pemula usia 17 tahun ke atas yang belum memiliki e-KTP untuk segera melakukan perekaman. Hal ini agar pemilih pemula bisa menyalurkan hak pilihnya di Pilkada Kota Blitar pada 9 Desember mendatang.
"Kami mengimbau agar warga yang berusia 17 tahun ke atas namun belum memiliki e-KTP agar segera melakukan perekaman. Hal ini akan memudahkan masyarakat untuk memanfaatkan hak pilihnya di pilkada serentak," kata Sad.
Minimnya minat warga untuk melakukan perekaman e-KTP dimaklumi oleh Dispendukcapil karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Meski demikian, Dispendukcapil tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada warga untuk melakukan perekaman e-KTP melalui sosialisasi. Dispendukcapil juga gencar melakukan perekaman jemput bola di 21 kelurahan.
"Jemput bola dilakukan secara terjadwal di seluruh kelurahan. Jemput bola ini untuk mempercepat perekaman e-KTP," pungkas Sad.

Komentar