Kamis, 18 Juni 2026 | 12:08
NEWS

PPK Salah Tulis, Ribuan Siswa di Kota Blitar Batal Dapat Seragam Gratis

PPK Salah Tulis, Ribuan Siswa di Kota Blitar Batal Dapat Seragam Gratis
Ilustrasi. (Ist)

ASKARA - Pemerintah Kota Blitar tahun ini mengalokasikan anggaran Rp 2,7 miliar untuk pengadaan seragam gratis bagi siswa TK, SD, dan SMP. 

Namun anggaran miliaran itu justru mubazir, sebab pengadaannya dipastikan batal dilaksanakan. Akibatnya, ribuan siswa batal mendapatkan seragam gratis.

Untuk diketahui, anggaran pengadaan seragam gratis tahun ini naik hampir Rp 1 miliar dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 1,8 miliar.

Adanya tambahan pengadaan seragam gratis untuk siswa kelas 4 SD serta tambahan pengadaan seragam Pramuka untuk anak TK A dan TK B menjadikan anggaran tahun ini lebih besar.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar Didit Rahman Hidayat menyampaikan, penyebab batalnya pengadaan seragam gratis karena terdapat kesalahan administrasi dalam proses tender.

"Ada kesalahan administrasi dari pihak pejabat pembuat komitmen (PPK). Ada beberapa spesifikasi kain yang dihimpun PPK dalam proses tender tidak sesuai dengan perwali tentang pengadaan seragam siswa. Sebenarnya hanya kesalahan menulis kode kain tapi setelah kita konsultasikan dengan ahli kain ternyata itu berpengaruh. Daripada ada kesalahan lebih lanjut akhirnya tender kami batalkan," jelasnya, Rabu (21/10).

Didit Rahman menambahkan, pihaknya sudah berkirim surat ke wali kota agar pengadaan seragam gratis tahun ini dilaksanakan ganda dengan tahun depan.

"Dari hasil evaluasi, proses pengadaan seragam siswa dalam dua tahun terakhir ini memang selalu terlambat. Persoalannya, seragam yang diberikan ke siswa sudah dalam bentuk pakaian jadi. Karena pakaian jadi, proses pengadaan baru bisa dilakukan setelah siswa masuk tahun ajaran baru," ujarnya.

Sesuai data Dinas Pendidikan Kota Blitar, jumlah siswa kelas 1 dan 4 SD yang menerima seragam gratis sebanyak 2675, siswa SMP 1850 orang, dan TK 500 orang. Jadi, ada ribuan siswa di Kota Blitar yang batal mendapat seragam gratis.

Komentar