Selasa, 09 Juni 2026 | 04:03
NEWS

Begini Harapan Sandiaga Uno dengan Lahirnya UU Cipta Kerja

Begini Harapan Sandiaga Uno dengan Lahirnya UU Cipta Kerja
Sandiaga Uno (Istimewa) 1

ASKARA - Penolakan sejumlah elemen terhadap UU Cipta Kerja berujung rusuh terjadi Rabu (8/10) dan Selasa (13/10) lalu. Sejumlah fasilitas publik rusak akibat tindakan anarkistis oknum pendemo. 

Terkait hal tersebut, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno pun angkat bicara. Menurut Sandiaga, sebaik-baiknya undang-undang adalah peraturan yang memberdayakan masyarakat.

"Sebaik-baik undang-undang adalah memberdayakan masyarakat," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis, Jumat (16/10).

"Seandainya ada undang-undang Cipta Kerja ini adalah harusnya undang-undang yang memberdayakan masyarakat. Salah satunya UMKM," tambahnya.

Seperti halnya di Kabupaten Banyuwangi yang menurutnya sebagian besar lapangan kerja diciptakan dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Lantaran itu, kata Sandiaga, sektor UMKM dapat lebih diprioritaskan oleh pemerintah.
Sebab, pelaku UMKM membutuhkan keberpihakan pemerintah, khususnya dalam perizinan, permodalan hingga jaminan persaingan usaha.

Sehingga, lanjutnya, UMKM dapat terus berinovasi dan tumbuh meningkatkan perekomian bangsa.

"Di Banyuwangi kita lihat sendiri bahwa pencipta lapangan kerja adalah UMKM. Jadi mereka harus ada di garda depan dalam menciptakan lapangan kerja," ungkap Sandi.

"Kita tahu, produk-produk UMKM ini memerlukan akses pemasaran. Akses permodalan dan juga akses peningkatan SDM," imbuhnya.

Merujuk hal tersebut, Sandiaga berharap UU Cipta Kerja dapat mengakomodir keberlangsungan usaha.

"Harapannya dengan lahirnya undang-undang ini kita pastikan bahwa UMKM akan terberdayakan. Kita akan mengkaji dan memastikan bahwa undang-undang ini benar-benar berpihak kepada rakyat. Karena seratus juta lebih lapangan kerja bergantung dari sektor UMKM," tandasnya.

Komentar