Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:27
NEWS

Hari Tanpa Bra Sedunia, Guru Ngaji Jelajahi Payudara Muridnya

Hari Tanpa Bra Sedunia, Guru Ngaji Jelajahi Payudara Muridnya
(Indozone/Ist)

ASKARA - Setiap tanggal 13 Oktober dunia memperingati Hari Tanpa Bra. Namun, apa yang dilakukan seorang guru ngaji di Kota Palembang ini bukanlah bagian dari peringatan tersebut. 

Tepat di Hari Tanpa Bra Sedunia, kelakuan ustaz bernama Wahyu Hidayat (28) terbongkar bahwa kerap meremas-remas payudara muridnya dengan modus belajar pola pernapasan untuk kesehatan. 

Dia melakukan perbuatan cabulnya di rumahnya yang biasa menjadi tempat untuk anak-anak mengaji. Sambil mengajari cara bernapas panjang, tangan ustaz cabul itu bergerilya di sejumlah bagian tubuh korban seperti menjelajahi payudara dan meraba-raba paha.

Perbuatan sang ustaz terungkap setelah korban berinisial JK yang masih berusia 13 tahun melapor kepada orang tuanya.

Kepala Polsek Sako AKP Rian mengatakan, ustaz itu ditangkap setelah sempat ramai-ramai dihadiahi bogem mentah oleh warga.

Apa yang dikatakan AKP Rian persis dengan rekaman video yang beredar di media sosial hari ini. Video memperlihatkan ketika sang ustaz ditangkap warga di sebuah minimarket di Jalan Siaran, Kecamatan Sako pada Selasa pagi (13/10) sekitar pukul 9.00 WIB.

Dalam video terlihat ibu korban mengamuk kepada si ustaz tersebut. Perempuan itu terus berteriak sambil menceritakan bahwa anaknya diminta untuk datang lebih awal ke tempat mengaji.

"Untunglah ketahuan. Kalau gak ketahuan! Anakku cuma dewean (sendirian). Udah itu disuruh datang duluan, katanya biar pintar," katanya.

Warga pun berkumpul mengelilingi sang ustaz. Kemudian warga yang geram berinisiatif memberi hadiah berupa tendangan dan pukulan.

Setelah dihajar warga, sang ustaz kemudian dibawa ke Mapolsek Sako.

"Ini ustaz cabul nih, cabul. Tak malu dia," suara seorang pria yang diduga adalah perekam video. (dbs) 

Komentar