Remaja Ini Mengaku Disuruh Bawa Samurai Saat Demo
ASKARA - Polisi mengamankan seorang remaja yang akan bergabung dengan massa pengunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (9/10) siang.
Pasalnya, remaja berinisial Ir (17) itu kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai oleh personel Satlantas Polrestabes Medan.
Sebelumnya remaja itu bersama rekannya datang dari arah Lapangan Merdeka Medan tujuan ke Gedung DPRD Sumut.
Namun, saat remaja tersebut berada di Jalan Raden Saleh Medan, persis di samping kantor DPW PPP Sumatera Utara, diintai petugas kepolisian berpakaian sipil.
Remaja itu ternyata membawa senjata samurai yang disembunyikan di belakang bajunya.
Selanjutnya remaja itu diamankan dan diserahkan kepada petugas Satlantas Polrestabes Medan Bripka M.Sabar yang sedang bertugas mengamankan arus lalu lintas di Jalan Raden Saleh Medan.
Saat dilakukan interogasi terhadap remaja itu, dia mengakui hanya disuruh seseorang untuk membawa samurai.
"Saya hanya disuruh membawa samurai, dan barang ini bukan miliknya," ucap remaja itu.
Kemudian, petugas kepolisian membawa remaja itu beserta barang bukti samurai ke Pos Pengawalan Satlantas Polrestabes Medan, dekat Lapangan Merdeka Medan untuk proses hukum lebih lanjut. (ant/jpnn)

Komentar