Sudah 119 Dokter di Indonesia Gugur karena Corona
ASKARA - Jumlah dokter yang gugur dalam menangani virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di Indonesia terus bertambah.
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat, jumlah dokter yang meninggal dunia menjadi 117 dokter.
"Kita sudah meng-update data, dokter yang gugur mungkin sekarang ini, data yang kami peroleh dari tim mitigasi di PB IDI itu 117 yang meninggal," kata Ketua Umum PB IDI dr. Daeng Faqih, di BNPB, Selasa (22/9).
Lantaran itu, dr Daeng meminta seluruh dokter terus meningkatkan perlindungan diri dengan disiplin protokol kesehatan baik ketika bekerja maupun ketika beristirahat.
"Mungkin tenaga kesehatan lain juga sama, banyak yang sudah meninggal, artinya memang di pelayanan kesehatan ini bagi kawan-kawan tenaga kesehatan yang melakukan perawatan kepada saudara kita yang sakit barangkali perlu kita tingkatkan perlindungannya," katanya.
Sebelumnya, Tim Mitigasi PB IDI mencatat per 10 September 2020 lalu ada 109 dokter gugur yang terdiri dari tujuh guru besar atau profesor, 49 dokter spesialis, dan 53 berasal dari dokter umum.
Sementara itu, Koalisi Warga untuk Lapor Covid-19 dalam akun Twitternya @laporcovid mencatat, hingga Selasa (22/9) pukul 10.00 WIB jumlah dokter yang gugur sudah mencapai 119 orang.
"Lelayu Dokter ke 119, Telah gugur syuhada #lawanCovid, Prof. dr Dewa N. Wirawan, guru besar epidemiologi, pada Selasa 22/9/2020 pukul 02.00 WITA di RSUP Sanglah Denpasar. Semoga amal ibadahnya diterima Tuhan," tulis @laporcovid.

Komentar