Kamis, 04 Juni 2026 | 06:58
NEWS

Positif Covid-19, Menag Fachrul Razi Sempat Ikuti Sidang Kabinet di Istana

Positif Covid-19, Menag Fachrul Razi Sempat Ikuti Sidang Kabinet di Istana
Menteri Agama, Fachrul Razi (Fajar.co.id)

ASKARA - Menteri Agama Fachrul Razi yang baru saja dinyatakan positif Covid-19 ternyata sempat hadir dalam sidang kabinet di Istana Presiden, Jakarta, Senin (7/9) lalu. 

Namun pihak Istana Kepresidenan memastikan saat itu kondisi Menag Fachrul Razi sehat dan hasil swab masih menunjukkan negatif Covid-19. 

Kepala Sekretariat Kepresidenan, Heru Budi Hartono mengatakan, protokol kesehatan dijalankan secara ketat bagi tamu-tamu presiden Jokowi, termasuk dilakukan tes swab. 

"Sepertinya pada awal paripurna beliau hadir. Sudah dicek protokol hadir 7 September, dan saat itu hasil swab negatif," kata Heru Budi Hartono di Jakarta, Senin (21/9). 

Terlebih penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan kerja Presiden Jokowi. Termasuk, jadwal tes swab rutin yang dijalani presiden seperti yang dilakukan pekan ini. 

Selain itu, seluruh tamu yang bertatap muka dengan presiden menerapkan jaga jarak dan menggunakan face shield. "Ruangan di Istana kan juga dibuka semua. Nggak pakai AC," ucap Heru. 

Menag Fachrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19 meski kondisi fisiknya dalam keadaan baik. Kabar ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal. 

"Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun, Alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan," tutur Kevin dalam keterangannya.

Juru Bicara Kementerian Agama, Oman Fathurahman menambahkan, Menag sementara ini akan fokus menjalani proses isolasi dan pemulihan kesehatan. 

Untuk pelaksanaan tugas birokrasi, sudah mengoordinasikan dan sekaligus mendelegasikannya kepada Wakil Menteri Agama, serta memberi arahan kepada para pejabat terkait.

"Pelaksanaan program Kemenag, utamanya dalam ikut mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan agama dan keagamaan serta lembaga keagamaan menjadi perhatian Menag," imbuh Oman. 

Komentar