Rabu, 17 Juni 2026 | 19:22
NEWS

Pegawai Kemenkes yang Positif Covid-19 Tak Sampai 10 Orang, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pegawai Kemenkes yang Positif Covid-19 Tak Sampai 10 Orang, Ini Penjelasan Lengkapnya
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto (Dok BNPB)

ASKARA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan bahwa sebagian besar karyawannya yang dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala, kini sudah sembuh

"Sekarang yang masih kita suruh isolasi secara mandiri mungkin nggak sampai 10 orang. Selebihnya sudah sembuh dan sudah bekerja lagi," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto di Jakarta, Senin (21/9). 

Penularan Covid-19 yang terjadi pada pegawai Kemenkes, kata dia, bisa saja terjadi di luar kantor. Kantor Kemenkes ada di Kuningan tapi sebagian besar pegawainya diperbantukan di luar kantor. 

Seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) baik di Bandara Soekarno Hatta maupun di Bandara Halim Perdana Kusuma. Ada juga pegawai Kemenkes diperbantukan di RS Darurat Wisma Atlet yang menerima ribuan orang setiap hari melakukan kontak tracing. Mereka kemudian terpapar. 

Menurut Yurianto, pihaknya sudah menjalankan SOP dengan baik tapi risiko pekerjaan yang dijalani luar biasa. Ada juga pegawai Kemenkes yang bekerja di laboratorium memang tidak pernah ketemu pasien tapi ketemu virusnya langsung. 

"Ini adalah penyakit menular yang faktor pembawa penyakitnya adalah orang," terang Yuri sapaan akrabnya. 

Yuri mengatakan, gambaran akhir-akhir ini sudah semakin terlihat kasus-kasus terkonfirmasi positif dari pemeriksaan swab itu, ada yang memperkirakan 80 persen tanpa gejala. "Ini lah yang jadi problem, karena mereka tidak sakit," imbuhnya. 

Penularan Covid-19 tidak terjadi di kantor tapi terjadi di banyak tempat. Petugas laboratorium yang harus memeriksa spesimen lebih dari 1.000 setiap harinya, pasti berisiko. Hal itu, kata dia, sudah diprediksi.

"Ini risiko yang kita tanggung. Ini bukan tertular di kantor Kemenkes, di kantor Kementerian orangnya tinggal sedikit karena berada di pos-pos terdepan melaksanakan penanganan Covid-19," jelas Yuri.

Yuri menegaskan, pihaknya menerapkan SOP yang sangat ketat, pegawai yang boleh ditugaskan adalah mereka yang tidak memiliki komorbid. Kemenkes diharuskan penyemprotan disinfektan tiga kali dalam seminggu mencakup seluruh ruangan yang ada di kantor Kemenkes.

Semua pegawai setelah melakukan tugas bergantian harus di-swab, termasuk Menteri Kesehatan setelah melakukan kunjungan kerja ke daerah. 

"Dengan swab yang banyak, kita bisa temukan semua orang positif Covid-19 karena memang tujuan kami melakukan proteksi pada pegawai supaya mereka bisa terjaga betul kondisi fisiknya dan kinerja ya bisa maksimal," tandas Yuri. 

Komentar