Jokowi Kembali Mempertontonkan Politik Dinasti di Pilkada 2020
ASKARA - Forum Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu meminta Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk segera mencabut dukungan terhadap Bobby Nasution, menantu Presiden RI Joko Widodo, yang akan maju dalam Pilwakot Medan. Begitu pula dukungan terhadap Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming yang maju dalam Pilwakot Solo.
Koordinator Forum Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu, Adlin Panjaitan menegaskan, hal itu penting agar PDIP tak dicap sebagai partai yang mendukung politik dinasti.
“Kami, para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu Jakarta, menolak keras Politik Dinasti. Yang juga sarat dengan aroma busuk Kolusi, Korupsi dan Nepotisme yang dipraktekkan Keluarga Istana hari ini,” tegasnya dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Jumat (4/9/2020).
Hal yang sama diutarakan Adlin saat melakukan demonstrasi bersama puluhan mahasiswa Forum Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu di depan kantor DPP PDI Perjuangan, kemarin.
Menurutnya, Politik Dinasti kembali dipertontonkan oleh Presiden Joko Widodo, setelah puluhan tahun Gerakan Reformasi oleh para mahasiswa dan rakyat, yang berdarah-darah untuk menggulingkan penguasa otoriter Orde Baru yang sangat menjunjung politik dinasti dan sarat KKN.
Adlin mengingatkan, komitmen Presiden Joko Widodo, yang sebelumnya selalu mengatakan tidak akan melibatkan anggota keluarganya untuk bermain proyek.
“Meminta Presiden Jokowi agar tetap komitmen untuk tidak melibatkan keluarganya di permainan proyek swasta maupun BUMN,” imbuh Adlin Panjaitan.
Kepada para pimpinan partai politik yang sudah sempat memberikan rekomendasi kepada anggota Keluarga Istana untuk bertarung di Pilkada 2020, para pengunjuk rasa meminta segera menganulir dan mengkaji ulang dukungannya itu.
Sebab, jangan sampai para pimpinan parpol itu juga dinilai Rakyat Indonesia sebagai parpol korup yang melanggengkan politik dinasti.
“Meminta DPP PDIP untuk mengkaji ulang rekomendasi yang diberikan kepada menantu Presiden yakni Bobby Nasution,” tegas Adlin Panjaitan.
Bagaimana pun, lanjutnya, politik dinasti itu ternyata lebih berbahaya dari virus Covid-19 yang sedang melanda Indonesia.
“Politik dinasti lebih berbaya dari Covid-19, bahkan bagi bangsa Indonesia ke depan. Kami mengutuk keras Dinasti Politik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, yakni kepada Bobby Nasution sebagai Calon Walikota Medan, dan kepada Gibran Rakabuming sebagai Calon Walikota Solo,” tandas Adlin.

Komentar