Senin, 08 Juni 2026 | 10:34
NEWS

Cukup Ridwan Kamil yang Disuntik Vaksin China, Rakyat Sebaiknya Jangan

Cukup Ridwan Kamil yang Disuntik Vaksin China, Rakyat Sebaiknya Jangan
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Farah Magazine)

ASKARA - Sosiolog Musni Umar angkat bicara terkait uji Vaksin Covid-19 Sinovac oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Uji coba vaksin yang berasal dari China itu diposting di Instagram Ridwan Kamil. 

Musni mengatakan, sebaiknya vaksin tersebut jangan sampai disuntikkan ke masyarakat.

"Yth Bapak Gubernur Jabar. Cukup Bapak saja yang disuntik vaksin produk China. Rakyat sebaiknya jangan," tulis @musniumar di Twitter.

Cuitan ini direspon mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia Dedek Prayudi (Uki). Ia meminta Musni untuk menyikapi vaksin tersebut secara ilmiah dan tidak melulu menyoroti asalnya darimana.

"Yth. Rektor sekaligus Sosiolog Universitas Ibnu Chaldun, mau dia produk mana, pengembangan vaksin adalah proses ilmiah. Maka sikapi secara ilmiah, challenge dia dengan kaidah keilmuan, bukan dengan sentimen (apalagi sentimen rasial)," tulis @Uki23 di Twitter.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku merasa pegal setelah disuntikan vaksin covid-19 di lengan kirinya oleh tenaga medis pada Jumat (28/8/2020).

"Penyuntikan percobaan Vaksin Covid-19 melalui lengan kiri saya sudah dilakukan hari ini di Puskesmas Garuda Bandung," tulis Ridwan Kamil melalui akun Instagram @ridwankamil.

Ridwan Kamil menyatakan, kini tubuhnya mengandung virus Covid-19 yang telah dilemahkan atau dimatikan. Dia menyebut ada efek yang dirasakan setelah disuntik.

"Selama 5 menit pegal, cenat-cenut dan mati rasa agak terasa di sepanjang tangan kiri. Namun setelahnya alhamdulillah normal, hanya jadi rada mengantuk dan lapar yang tidak biasanya," kata Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil-.

"Doakan semoga pasukan antibodi akan muncul setelah vaksinasi ini, sehingga jika virus aktif benerannya suatu hari hadir, maka tubuh ini bisa melawannya dengan maksimal," sambungnya.

Komentar