Jelang Final Liga Champions, Coutinho dan Neymar Tak Saling Sapa
ASKARA - Final Liga Champions musim 2019/2020 mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Bayern Munchen. Laga itu akan berlangsung di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8) dini hari.
Gelandang Bayer Munchen, Phillippe Coutinho mengakui bahwa tim asuhan Thomas Tuchel itu mempunyai sejumlah pemain tangguh dan pantas menjadi finalis Liga Champions. Meski Bayern Munchen lebih diunggulkan.
"PSG adalah tim yang sangat kuat dengan penyerang yang sangat cepat. Saya bahkan tidak perlu mengatakan betapa hebatnya Neymar karena seluruh dunia tahu itu," kata Coutinho dilansir dari Esporte Interativo, Sabtu (22/8).
Gelandang yang dipinjam Bayern dari Barcelona itu menyatakan, laga untuk perburuan trofi Si Kuping Besar akan menyajikan permainan kedua tim yang luar biasa.
"Mereka juga memiliki pertahanan yang kokoh. Ini akan menjadi pertandingan yang hebat dan final yang luar biasa," tuturnya menambahkan.
Menariknya, pertandingan final Champions musim ini bakal mempertemukan dua orang sahabat Phillippe Coutinho dan Neymar harus menjadi musuh di final Liga Champions.
Coutinho menuturkan hingga saat ini dirinya tidak saling menyapa rekan satu timnya di Brasil tersebut. Karena keduanya fokus untuk duel final Champions.
Terlebih, pemain berusia 28 tahun itu bertekad mengantarkan Die Roten jululan Bayern Munchen meraih trofi Liga Champions. Dia paham betul ancaman yang dihadirkan PSG bersama Neymar.
"Kami belum saling bicara karena pertandingan itu. Saya yakin dia fokus pada timnya dan begitu pula saya," tandas Coutinho.

Komentar